Catat! 7–17 Juli Tes CPNS

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur

Semua Gunakan Sistem CAT

JAKARTA, Bengkulu Ekspress – Pelamar CPNS 2018 di Bengkulu sudah boleh bersiap-siap. Pendaftaran CPNS jalur umum mulai dibuka usai pilkada serentak 27 Juni.

Menurut perhitungan Badan Kepegawaian Negara (BKN), tes akan dilangsungkan 10 sampai 20 hari setelah hari pencoblosan. Itu berarti antara 7–17 Juli. Formasi yang disiapkan 60-70 persen dari total pensiun sekira 220 ribu orang.

Seluruh calon kepala daerah (cakada) maupun petahana yang akan bertarung diminta tidak memanfaatkan momentum rekrutmen CPNS ini untuk menjaring suara. Para pelamar CPNS juga diingatkan untuk waspada. Agar pelamar tidak terkecoh dengan rayuan cakada atau tim sukses untuk bisa meloloskan menjadi CPNS.

“Bukan zamannya lagi rekrutmen CPNS bisa di-setting. Yang bisa mengatur kelulusan hanya pelamar itu sendiri,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur, seperti dilansir JPNN (Grup Bengkulu Ekspress), kemarin.

Dia menegaskan, rekrutmen CPNS 2018 semuanya menggunakan sistem computer assisted test (CAT). Tidak ada lagi yang menggunakan sistem manual. “Dulu masih ada tes manual karena pertimbangan infrastruktur. Tahun ini semua pakai CAT tanpa terkecuali,” ucapnya.

Dengan sistem CAT, lanjutnya, cakada maupun petahana yang kuat sekalipun tidak akan bisa menggolkan tim suksesnya menjadi CPNS bila tidak lulus tes. “Kalau mau menarik simpati masyarakat kasi program yang riil dan jangan pakai janji-janji bisa mengangkat CPNS. Itu dulu, yang sistemnya masih bisa dimanipulasi. Era CAT semuanya transparan dan tidak bisa direkayasa,” tandasnya.

Sementara itu, pemerintah akan menetapkan formasi CPNS 2018 pada Mei mendatang. Namun, hingga saat ini belum ada formasi khusus untuk honorer kategori dua (K2). “Sejauh ini yang kami siapkan baru untuk formasi umum,” kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

Tidak hanya itu, formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) pun tidak disiapkan dalam rekrutmen CPNS 2018. Sebab, Presiden Joko Widodo belum meneken Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) P3K.

Menurut Bima, tenaga K2 maupun honorer lainnya bisa mengikuti jalur umum, yakni menjalani tes CPNS. “Honorer yang ingin jadi CPNS bisa ikut berkompetisi. Kalau berharap ada jalur khusus, belum ada kebijakan apa-apa dari pemerintah,” jelas Bima.

Dia memastikan tidak ada rekrutmen CPNS dari honorer tanpa melalui tes. Hal ini sesuai dengan aturan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN). “Lulusan cumlaude saja harus ikut tes. Ini untuk memenuhi syarat undang-undang. Nggak ada lagi rekrutmen CPNS tanpa tes, kecuali untuk formasi spesifik,” kata Bima. (jp)