Cari Kerbau, Petani Tewas

cari kerbau petani tewas
IRUL/BE
EVAKUASI: Anggota BPBD Kaur bersama masyarakat setempat saat melakukan evakuasi jenazah korban dari aliran sungai Kinal, Rabu (14/3).

SEMIDANG GUMAY, BENGKULU EKSPRESS  – Sempat dikabarkan menghilang selama beberapa jam, seorang petani bernama Taswin (37), warga Desa Bunga Melur Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur, ditemukan tewas. Korban ditemukan warga mengambang di aliran sungai Kinal, atau tak jauh dari jembatan desa setempat, Rabu (14/3).

“Waktu ditemukan oleh anggota kita korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi tertelungkup,” kata Kepala BPBD Kaur, Muljunias ST yang turut membantu langsung evakuasi jenazah korban dari lokasi kemarin (14/3).
Data terhimpun BE, korban ditemukan oleh warga dan tim BPBD Kaur sekitar pukul 09.30 WIB di aliran sungai Kinal, korban diduga tewas setelah penyakit ayan atau kejang-kejangnya kambuh saat melakukan pencarian kerbau di seputar aliran sungai Kinal. Kejadian itu bermula dari korban pada Selasa (13/3) sekitar pukul 15.00 WIB melakukan pencarian kerbau miliknya di sekitar lokasi Desa Bunga Melur, dan biasanya korban pulang pukul 17.30 WIB. Namun hingga pukul 08.00 WIB pagi, korban belum juga pulang ke rumah. Mendapati korban tak pulang, keluarga langsung panik dan melapor ke Kades, Polsek serta anggota BPBD setempat. Mendapati laporan itu Polsek, BPBD beserta masyarakat melakukan pencarian di seputar aliran sungai Kinal atau tempat biasa korban mencari kerbau, dan setelah dilakukan pencarian warga menemukan korban tidak bernyawa dan tertelungkup di aliran sungai Kinal. Mendapati korban sudah meninggal dunia, petugas langsung mengevakuasi korban ke rumah duka.
“Korban bisa ditemukan petugas berjarak 50 meter dari hilangnya korban dengan pencarian selama 1 jam. Pencarian ini setelah kita mendapat laporan dari keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kaur AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo SIK melalui Kapolsek Kaur Tengah IPTU Pedi Setiawan SH membenarkan hal tersebut. Menurutnya jasad korban saat ini sudah disemayamkan di rumah duka. Lanjut Kapolsek, berdasarkan keterangan pihak keluarga, sehari sebelumnya, yakni Selasa (13/3) korban pergi mencari kerbau. Namun hingga pukul 18.00 WIB korban tidak pulang dan dilakukan pencarian oleh pihak keluarga, hingga akhirnya korban ditemukan tewas di aliran sungai Kinal.
“Korban ini diduga meninggal dan tercebur ke sungai karena penyakitnya kambuh. Sebab korban memiliki riwayat penyakit epilepsi, pihak keluarga meminta jasad korban tidak dibawa ke RSUD, dan langsung dibawa kerumah duka untuk segera dimakamkan,” jelas Kapolsek. (rul)