Cari Ikan, Bujangan Hilang


ERICK/Bengkulu Ekspress
Tim gabungan ketika melakukan pencarian korban di aliran sungai Air Kopras.

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Diduga menderita penyakit epilepi), bujangan bernama Sudirman alias Maman (35) bin Nasikin warga Air Kopras Kecamatan Pinang Berlapis hilang ketika mencari ikan di lubuk Sebuok aliran air Sungai Kopras. Data terhimpun, hilangnya Sudirman berawal pada hari Senin (07/10) sekitar pukul 11.00 WIB berpamitan dengan orang tuanya untuk mencari ikan di sungai. Akan tetapi, hingga pukul 19.30 WIB korban tak kunjung pulang ke rumah. Untuk itulah pihak warga langsung melapor ke pihak Kepala Desa Air kopras.

Mengetahui hal tersebut, Desa air Kopras langsung bersama-sama lebih kurang sebanyak 50 orang warga turun ke sungai air kopras untuk mencari korban mulai dari pukul 20.30 WIB. Akan tetapi hingga pukul 01.00 WIB tengah malam warga tak kunjung menemukan korban dan dilanjutkan mulai pagi hingga malam kemarin (08/10), meskipun sore harinya sempat diguyur hujan. Pencarian sendiri dibantu pihak TNI dan Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lebong, dinas Sosial dan seluruh warga Desa Air Kopras.

Sementara itu, tampak terlihat rumah korban teah banyak didatangi pihak keluarga dan warga sekitar dan didepan rumah korban telah dipasang tenda, untuk menyambut pulangnya korban kerumah, baik dalam kedaan sehat ataupun yang terburuk dinyatakan telah meninggal dunia.

Pejabat sementara (Pjs) Kepala Desa Air Kopras, Iyan Nurmansyah SH membenarkan ada warganya yang dinyatakan hilang dan masih dilakukan pencarian. Baik menggunakan perahu ataupun warga yang berenang di sekitar tempat korban terakhir dilihat.“Bahkan warga telah memasang jaring di aliran sungai air Kopras,” jelasnya, kemarin (08/10).

Ditambahkan Iyan, sebelum dinyatakan hilang ada seorang warga bernama Wati (50) sekitar pukul 15.00 WIB ketika pulang dari kebun, bertemu dengan korban di pinggir sungai dan sempat memberikan rokok kepada korban. “Yang terakhir kali melihat bu Wati, setelah itu tidak ada lagi warga yang melihat korban,” sampainya.

Sementara itu, Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur SIk melalui Kapolsek Lebong Utara, IPTU Firmansyah SH mengatakan, korban sendiri memang sering mencari ikan di aliran sungai Air kopras. Akan tetapi biasanya korban selalu pulang ke rumah sekitar pukul 17.00 WIB.“Namun, hingga hari ini (kemarin) korban belum juga pulang ke rumah,” ucapnya.

Dalam melakukan pencarian korban, semua pihak bersepakat melakukan pencarian dari titik korban terakhir dilihat hingga radius 2 kilometer yang difokuskan pencarian di aliran air sungai air kopras. Sementara untuk pencarian akan dilakukan setidaknya selama 3 hari atau hingga hari Kamis (10/10).“Kendala dalam melakukan pencarian kondisi air saat ini dalam keadaan keruh,” tutup Firmansyah.(614)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*