Camat Padang Jaya Usul Mobil Damkar

APRIZAL/BE
Pelaksanaan Musrembangcam di Kecamatan Padang Jaya.

PADANG JAYA, bengkuluekspress.com – Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) di Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara (BU) untuk 2021 digelar di gedung serbaguna Desa Padang Jaya, kemarin (23/01). Kegiatan ini dihadiri Asisten I Setdakab BU Dullah SE serta perwakilan dari Bappeda, Kadis Perikanan, Sekertaris DPMD, Sekertaris Dinas Perkebunan, Kadis DTPHP, Kapolsek dan juga para Kepala Desa, para BPD dan tokoh masyarakat perwakilan dari setiap desa.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Padang Jaya Sarifah Inayati, SE mengatakan secara umum program untuk diajukan untuk desa di Kecamatan Padang Jaya cukup banyak. Namun yang paling prioritas adalah armada pemadam kebakaran.

“Keinginan mempunyai armada damkar di kecamatan merupakan keinginan masyarakat, maka dari itu perlu saya sampaikan kembali. Jika tidak nanti masyarakat terus menagih,” kata Inayati.

Sementara itu, Asisten I Setdakab BU Dullah mengaku akan berkoordinasi dulu ke pihak instansi terkait. Dari prioritas yang telah diajukan sebanyak 216 item usulan, Pemerintah Kecamatan Padang Jaya mendapat perogram yang cukup banyak tahun yaitu sebanyak 62 program. “Untuk Armada Damkar di kecamatan tentu akan kita pikirkan, pihak Pemerintah Daerah akan berkoordinasi terlebih dahulu bersama Satpol PP,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dullah menyampaikan, Musrenbang Kecamatan merupakan tahapan perencanaan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional dimana kepentingan tingkat kecamatan menginventarisir dan menentukan prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan yang telah di musyawarahkan.

Perencanaan disusun harus bersumber pada kebutuhan masyarakat dan dapat menghasilkan kesimpulan yang terarah dan transparan tanpa intervensi dari pihak manapun sehingga pembagunan bisa dirasakan secara bersama-sama untuk itu perlu dirumuskan secara matang dan tepat sasaran. “Membangun suatu daerah merupakan bukan hal yang mudah apalagi cakupan daerahnya luas seperti di Kabupaten BU, maka dari itu karena ada keterbatasan dana maka pembangunan di lakukan secara bertahap.

Memang Musrenbangcam dilakukan untuk menyamakan presepsi tentang apa yang menjadi prioritas kebutuhan di kecamatan sehingga penentuan prioritas merupakan jalan tengah yang perlu dipikirkan bersama dalam musyawarah ini, sehingga kesepakatannya dapat menentukan prioritas dan menjadi dokumen acuan dalam proses perencanaan pembangunan selanjutnya,” tukasnya.(127)