Camat Kabawetan Kepahiang Dorong Pemdes Jaga Kebersihan Lingkungan


Doni/BE
Yunanto Budi Nugroho SHut, Plt Camat Kabawetan berikan sosialisasi kepada perangkat desa dan masyarakat Desa Bukit Sari mengenai pentinya pengendalian sampah.

KEPAHIANG, bengkulu ekspress.com – Pemerintah Kecamatan Kabawetan dorong, kepala desa (Kades) berserta jajara agar dapat membuat kebijakan mengatur pengedalian sampah dilingkungan pedesaan. Kebijakan itu dapat dibuat dalam Peraturan Desa (Perdes) atau aturan lainnya, yang bersifakat mengingatkan pada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, baik sampah bekas pengelolahan lahan pertanian maupun sampah rumah tangga.
Plt Camat Kabawetan, Yunanto Budi Nugroho SHut berharap 14 desa dan 1 kelurahan di wilayah kerjanya bisa membuat aturan mengenai pengendalian sampah. Sehingga warga masyarakat bisa tertib dan disiplin mengenai penanganan sampah-sampah rumah tangga. “Setiap harinya ada sampah baik dilahan pertanian, seperti plastik mulsa saat sudah selesai penggunaan dibuangnya kemana?. Kemudian setiap rumah sehari-hari juga menghasilkan sampah, baik plastik bungkus makanan dan lainnya,” ujar Yunanto, Selasa (1/9).

Yunanto mengatakan, pengedalian sampah harus menjadi program prioritas Camat dan Pemdes. Karena sebagai daerah pariwisata andalan Kabupaten Kepahiang, wilayah Kabawetan harus terjaga kebersihan, kerapian dan keindahannya. Sebab, Kabawetan jadi pusat kunjunggan masyarakat lokal, nasional maupun internasial.
“Kalau wilayah kita bersih dan indah, tentunya dapat menimbulkan kesan baik bagai para wisatawan yang datang, sehingga para pengunjung mau dengan sendirinya menyebarkan kesan positif bila berwisata di wilayah Kabawetan Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu,” tuturnya.

Kecamatan Kabawetan sendiri memang sudah ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang sebagai sentra pariwisata. Bahkan, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kepahiang dalam beberapa tahun terakhir selalu membangun fasilitas umum dikawasan perkebunan teh tersebut. Gelontoran dana miliaran rupiah akan terus diberikan pemerintah untuk membangun sarana prasarana umum, bahkan objek permaian air juga akan dibangun diarea perkebunan teh terbesar tersebut. (320)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*