Cabai Merah Tembus Rp 60 Ribu

IRUL/Bengkulu EkspressPEDAGANG: Salah satu pedagang cabai merah di Pasar Inpres saat melayani pembeli, Minggu (16/6).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kaur beberapa hari terakhir ini melonjak naik. Jika sebelumnya harga cabai berada di kisaran Rp 30 ribu per kilogram (kg), kini harga cabai merah mencapai Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu per kg. “Harga cabai ini naik sejak dua hari ini, cabai ini naik mungkin karena tidak ada barang yang masuk,” ujar Yana (43), salah satu pedagang cabai di Pasar Inpres kemarin (16/6).



Dikatakannya, ini selain permintaan tinggi, kenaikan harga komoditas disebabkan pasokan dari sentra pertanian yang berkurang. Cuaca hujan menyebabkan produksi cabai menurun. Juga pasokan juga berkurang karena sehari sebelumnya merupakan hari minggu. Banyak petani yang tak ke ladang. Hal itu menyebabkan distributor kewalahan mencari pasokan dari petani. Meski harganya melambung, tidak serta merta banyak membuat pedagang untung, lantaran dengan tingginya harga jual cabai tersebut mengurangi minat masyarakat untuk membeli.

“Karena pasukan kurang ini juga yang membuat cabai mahal ini, dan juga dengan harga cabai mahal tentu minat masyarakat membeli cabai turun dari hari biasanya,” ujarnya.

Sementara itu, kenaikan harga cabai ini mulai dikeluhkan para ibu rumah tangga dan pedagang rumah makan. Seperti dikeluhkan Uni (30), pemilik rumah makan di Kecamatan Kaur Selatan, ia mengaku kenaikan harga cabai perkilogram ini nyaris dua kali lipat dari harga biasanya. Miskpun harga cabai naik ia tetap membeli cabai ini dikarekanan masuk kebutuhan pokok.

“Walapun naik saya masih beli, paling belinya dikurangi. Kalau biasanya beli dua kilo sekarang hanya bisa satu kilo, dan kita berharap harga cabai ini normal kembali,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM (Diskoperindag UKM) Kaur Agusman Efendi SE MM ketika dikonfirmasi, pihaknya belum menerima laporan terkait dengan kenaikan harga cabai di pasar tradsional tersebut. Namun untuk memastikan kenaikan ini pihaknya akan turun langsung mengecek kondisi harga cabai di pasar.

“Kenaikan itu masih sebatas wajar itu sudah biasa, dan ini mungkin dikarenakan kondisi cuaca. Nanti kita akan turun untuk mengecek langsung ke lapangan agar tidak ada permainan harga,” jelasnya. (618)