Cabai Merah Rp 60 Ribu/Kg

RIO/Bengkulu Ekspress Pedagang cabai merah di kawasan Pasar Minggu Kota Bengkulu sedang melayani pembeli, Selasa (11/6).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Minimnya pasokan cabai merah di Kota Bengkulu menyebabkan harga komoditas ini masih mahal di pasaran. Bahkan harganya saat ini masih berada di kisaran Rp 60 ribu per kilogram setelah sempat bertengger di harga Rp 80 ribu per kg pada libur lebaran 1440 hijriah lalu.

Pedagang Sayuran di Pasar Tradisional Modern (PTM) Kota Bengkulu, Abdul Hamid mengaku, mahalnya harga cabai karena pasokan di pasar yang saat ini sangat sedikit. Ia menilai hal ini akan berlangsung hingga akhir Juni 2019. Pasalnya panen raya baru akan terjadi pada bulan Juli dan Agustus mendatang.

“Berdasarkan info yang didapat, pada Juni ini panen masih sedikit dan banyak yang rusak karena faktor hujan,” kata Abdul, kemarin (11/6).

Ia menambahkan, kekurangan pasokan tersebut terlihat secara signifikan bagi jenis cabai merah. Sementara untuk cabai rawit dan cabai keriting produksinya masih normal. Dimana harga cabai rawit dan cabai keriting masih Rp 35 ribu per kg, sementara cabai merah masih di kisaran harga Rp 60 ribu per kgnya.”Cabai merah memang lebih mahal ketimbang rawit dan cabai keriting, karena permintaanya juga banyak dari masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Provinsi Bengkulu, H Lierwan SE menyarankan agar masyarakat membeli cabai rawit ataupun keriting. Karena dimana-mana komoditas cabai tidak menghilangkan rasa aslinya yaitu pedas. Sehingga tidak ada salahnya untuk membeli cabai yang harganya masih murah.”Masyarakat kita sudah diberikan pilihan, kalau satu komoditas ada yang mahal, maka ada komoditas substitusinya (pengganti), jadi tidak perlu khawatir,” kata Lierwan.

Selain itu, pihaknya mengaku, untuk saat ini hanya cabai merah yang mengalami harga yang tinggi, sementara harga komoditas pokok lainnya masih normal. Diantaranya minyak goreng premium masih berada dikisaran harga Rp 13 ribu per liter, tepung terigu Segitiga Biru Rp 13 ribu per kg, daging sapi lokal Rp 120 ribu per kg, daging ayam broiler Rp 38 ribu per kg, telur ayam broiler Rp 22.400 per kg, bawang merah Rp 35 ribu per kg.

“Sejauh ini, harga komoditas kebutuhan pokok di sejumlah pasar di Bengkulu masih normal, hanya saja bawang putih honan masih Rp 60 ribu per kg, tetapi akan kita upayakan harganya akan turun di angka Rp 30 ribu per kg nantinya,” tutupnya.(999)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*