Butuh Tambahan SPBU

RIO-SPBU-BINTUHAN, BE– Pemerintah Kabupaten Kaur,  membutuhkan penambahan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk melayani kebutuhan masyarakat sekitar.  Saat ini hanya ada satu SPBU yang beroperasi, tidak memiliki pompa pertamax perlu dilakukan penambahan. Hal ini diungkapkan Bupati Kaur Hermen Malik.

“Kebijakan Pertamina yang akan memisahkan SPBU yang menyediakan BBM jenis solar subsidi dan nonsubsidi akan sulit terealisasi. Sebab, SPBU yang akan belum sepenuhnya melayani pertamax,” jelasnya.

Dikatakannya,  digunakan untuk menjual BBM jenis solar subsidi berarti Kaur tidak akan menyediakan solar nonsubsidi karena dalam satu SPBU tidak bisa memberlakukan dua harga. Pihaknya berharap Pertamina mencarikan solusi sebab aturan penggunaan BBM nonsubsidi untuk kendaraan dinas serta kendaraan industri  yang akan berkalu 1 februari 2013 nanti.

Sementara itu,  Sales Area Manajer Pertamina Lampung dan Bengkulu Umar Chotib mengatakan akan menyiasati hal itu dengan pengoperasian mobil Pertamina yang menyediakan BBM. nonsubsidi Kabupaten Kaur bisa menjadi salah satu target operasi `Pertamina mobile` di mana kendaraan berisi BBM nonsubdisi akan memenuhi kebutuhan industri dan kendaraan dinas. “Dalam waktu dekat akan dilakukan pemasangan pompa pertamax di SPBU,” katanya.

Ia mengatakan untuk penyediaan BBM pertamax sudah dilayani di 21 SPBU yang tersebar di 10 kabupaten dan kota. “kita berharap pembatasan BBM subsidi ini, khususnya untuk kendaraan dinas dan angkutan industri dapat berjalan maksimak,” katanya. (**)