Butuh 7 Lumbung Pangan

Sawah taba terunjam tanpa irigasi (1)KEMBANG SERI, BE – Badan Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) masih membutuhkan lumbung padi tambahan. Jumlahnya sekitar 7 unit lagi. Pembangunan lumbung pangan ini diperlukan untuk membantu dan memudahkan petani mendapatkan modal ketika akan bercocok tanam atau saat waktu panen tiba nantinya.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah (BKPD) Benteng, Dahril Mukmini SKM MM. Menurutnya, pengelolaan lumbung pangan akan dilakukan seperti sistem koperasi, dimana para petani dapat meminjam modal untuk menan padi atau dapat menjual hasil panennya kepada kantor lumbung pangan.
Modal yang dimaksudkannya adalah saat para petani lagi awal musim tanah atau baru menanam pagi, maka para petani dapat meminjam beras untuk permakan keluarganya sebelum panen tiba. “Saat ini kita baru memiliki 4 lumbung pangan, kedepan kita dapat memperbanyak lagi,” jelasnya.
Dijelaskan Dahril, ideal Benteng memiliki 11 lumbung pangan. Dengan rincian dimasing-masing kecamatan memiliki satu unit lumbung pangan, yang akan berfungsi untuk membeli hasil pertanian warga dimasing-masing kecamatan tersebut.
“Kita rasa lumbung pangan sangat membantu untuk kemudahaan para petani, diharapkan dengan lumbung pangan ini kita memiliki cadangan beras yang cukup, sehingga Benteng tidak akan kekurangan disaat paceklik nantinya,” ujarnya.
Diungkapkan Dahril, dalam program pemerintah pusat. Nantinya disetiap daerah harus mampu menjadi daerah suplus pangan, dengan memiliki cadangan beras mencapai 100 ribu ton perbulan disetiap daerah nantinya.
Namun sayangnnya, Kepala BKPD Benteng ini, belum dapat memastikan kapan ke 7 lumbung pangan baru tersebut akan direalisasikan pembangunannya, dengan alasan masih dalam proses pengajuan.(320)