Bus Sriwijaya Nyaris Masuk Jurang

SINDANG KELINGI, BE  РKecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan lintas Curup РLubuklinggau. Bus Sriwijaya dengan nomor polisi BD 7115 LE tujuan Jambi yang bermuatan belasan penumpang nyaris masuk ke dalam jurang sedalam 15 meter di tikungan tajam di Desa Mojorejo Kecamatan Sindang Kelingi, tidak jauh dari Mapolsek Sindang Kelingi, Kamis (20/9) sekitar pukul 21.00 WIB.
Untungnya laju kendaraan terhenti oleh penghalang jalan sebagai penahan di tepi jurang. Meski begitu, 2 penumpang terpaksa dilarikan ke tenaga medis desa setempat karena mengalami luka lecet di wajah akibat benturan serta trauma. Beberapa penumpang lain menderita cidera ringan. Hingga berita ini ditulis, pengemudi bus, Misran (50), warga asal Rawa Makmur Kota Bengkulu masih menjalani pemeriksaan di Polsek Sindang Kelingi.
Beberapa jam paska kejadian, para penumpang yang sempat mendapatkan perawatan tim medis, kembali diberangkatkan ke daerah tujuan dengan menggunakan kendaraan lain pengusaha jasa angkutan Sriwijaya.
Kapolres Rejang Lebong AKBP Edi Soroso, SH melalui Kasat Lantas AKP Ruri Roberto SIK didampingi Kapolsek Sindang Kelingi AKP Margopo menerangkan, peristiwa naas itu bermula saat bus Sriwijaya melaju dari arah Bengkulu menuju Jambi. Setibanya di penghujung Desa Mojorejo, persisnya di tikungan menuju Kantor Polsek Sindang Kelingi, dari arah berlawan muncul mobil truk yang melaju dengan kecepatan sedang dari arah yang bersamaan memotong mobil Bus naas tersebut.
“Mungkin lantaran terkejut dengan kemunculan truk yang tiba-tiba tersebut, pengemudi bus kaget. Selanjutnya, bermaksud menghindari tabrakan, pengemudi bus banting setir ke kiri dan menabrak penghalang jalan,” terang Margopo.
Dugaan sementara, kecelakaan ini terjadi karena out control pengemudi, yang diduga kaget karena ada mobil dari arah¬† yang sama muncul dengan tiba-tiba untuk mendahului dari samping kanan bus. Sehingga, ketika sopir bus ini banting setir ke kiri, bus menabrak bagian dinding pembatas jalan, sehingga nyaris saja jatuh ke jurang yang dalamnya sekitar 15 meter . “Mobil baru bisa kita evakuasi pagi tadi (kemarin), menggunakan bantuan kendaraan lain untuk membebaskan bus yang tersangkut pada dinding penghalang jalan. Kita siagakan petugas kita untuk mengatur lalu lintas yang sempat terhalang oleh bus,” kata Kapolsek. (999)