Buruh Lobi Plt Gubernur Naikkan UMP Rp 1,2 Juta

BENGKULU, BE – Kenaikan UMP (Upah Minimum Provinsi) mulai menjadi  perhatian lagi. Terutama kalangan buruh karena menyangkut kehidupan mereka.  Agar UMP (Upah Minimum Provins) 2013 mengalami kenaikan, maka puluan buruh menemui Plt Gubernur H Junaidi Hamsyah diruang kerjanya.  Mereka ingin melobi, agar UMP 2012 disesuaikan dengan angka KHL (Kebutuhan Hidup Layak) di Provinsi Bengkulu.

“Kami meminta, Plt Gubernur menaikan UMP berdasarkan hasil survei KHL (Kebutuhan Hidup Layak) Bengkulu Rp 1.216.000 per bulannya. Artinya, UMP harus lebih atau maksimal sama dengan angka KHL,” kata Wakil Ketua DPD SPSI Bengkulu Sefty Feriyadi, kemarin.

Ia mengatakan survei KHL tersebut telah dilakukan oleh SPSI, Apindo, dan Dewan Pengupahan. Tetapi, kemudian Apindo belum mau mengakui angka KHL tersebut. Bahkan, cenderung mengggunakan hasil survei yang nilainya masih rendah. “Apindo menolak menggunakan hasil survei sendiri, karena ada kepentingan,’ katanya.

Sebab itu, mereka berharap kebijakan Plt gubernur agar berpihak kepada buruh. Ia berharap, pihak Plt gubernur menetapkan upah dibawah KHL.
Sesuai dengan kondisi dilapangan, bahawa angka KHL di Bengkulu memang sangat tinggi.   “Itulah, faktanya yang ada dilapangan,’ katanya.

Angka UMP 2013 harus sudah ditetapkan oleh plt Gubernur H Junaidi Hamsyah sekitar akhir Oktober ini. Sebab, mereka berharap ada peningkatan UMP di Bengkulu. Saat ini UMP Bengkulu Rp 830 ribu per bulannya.  “Pengusaha tidak akan dirugikan, karena apabila tidak mampu, dapat ditunda. Tapi, harus berdasarkan audit dulu,” katanya.

Sementara itu, Plt gubernur H Junaidi Hamsyah mengatakan akan membahas lagi persoalan ini dengan pihak-pihak terkait. Ia menampung semua aspirasi butuh untuk dijadikan pertimbangan. “Kita tampung dulu, nanti akan kita bahas lagi,” ujarnya. (100)