Bupati Temukan Atap Kamar Mandi Bocor Saat Peresmian Pasar Rakyat L

 Bupati bersama Ketua DPRD Lebong ketika memotong pita persemian Pasar Rakyat Muara Aman. BOCOR : Salah satu plapon kamar mandi yang mengalami kebocoran sebelum digunakan.
Bupati bersama Ketua DPRD Lebong ketika memotong pita persemian Pasar Rakyat Muara Aman. BOCOR : Salah satu plapon kamar mandi yang mengalami kebocoran sebelum digunakan.

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Bupati Lebong, H Rosjonsyah SIp MSi memerintahkan kontraktor yang membangun Pasar Rakyat Muara Aman dengan dana APBN sebesar Rp 5,6 miliar untuk memperbaiki saluran air yang telah mengalir melalui plapon kamar mandi sebelum dimanfaatkan masyarakat.
Hal ini ditemukan Bupati setelah meresmikan Pasar rakyat Muara Aman, kemarin (10/4).

“Nanti kita perintahkan Disperindag untuk memanggil pihak ke 3 untuk memperbaiki saluran air yang mengalami kerusakan, karena masa pemeliharaan masih ada,” tegas Bupati, kemarin (10/4).

Selain itu, Bupati juga meminta, agar saluran air yang mengaliri setiap los pedagang juga ditambahkan selang. Tujuannya, agar nantinya air yang digunakan tidak membasahi atau membuat becek lantai pasar yang membuat pasar menjadi kotor dan rentan menimbulkan bibit penyakit.

“Ini juga harus diberi selang tambahan, basah semua nanti lantai kalau masih seperti ini,” ucap Bupati sambil menunjuk saluran air di setiap los pasar.
Bupati juga meminta, kepada para pedagang yang menempati setiap los atau kios di Pasar Rakyat Muara Aman harus bisa selalu menjaga dan membersihkan kios serta los yang mereka tempati. Jika kedapatan ada pedagang yang tidak menjaga kebersihan maka secara tegas akan gantikan kepada para pedagang yang lain

“Saya tidak ingin jika pasar nantinya tidak di rawat, untuk itu kepada OPD terkait untuk selalu memantau kebersihan pedagang serta saya tidak mau pasar dijadikan tempat maksiat,” perintah Bupati
Pasar Rakyat Muara Aman dikhususkan untuk kegiatan jual beli bahan pokok. Sehingga jual beli seperti baju, barang-barang elektronik, otomotif tidak diperbolehkan untuk berjualan di kios maupun los yang dimiliki.
“Karena nanti akan ada tepat khusus bagi mereka,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disprindag UKM) Muhammad Syahroni SSos mengatakan, bahwa didalam pasar Rakyat Muara Aman telah dibuatkan beberapa fasilitas. Seperti, tempat sampah, ruang menyusui, musala, klinik kesehatan, rumah potong hewan dan yang lainnya.

“Juga nanti akan ditambah ATM Center, sehingga bisa mempermudah masyarakat untuk berteransaksi,” ujarnya.
Didalam Pasar Rakyat Muara Aman pihaknya telah menyediakan 3 kios yang ada bagian luar pasar dan 198 unit los yang ada di bagian dalam pasar. Dimana semua itu diperuntukan bagi para pedagang dan bukan bagi para penyewa kios atau los yang bukan pedagang.

“Jadi memang benar-benar pedagang sembako, bukan orang lain yang nantinya memanfaatkan kios atau los untuk kepentingan lain,” sampai Muhammad Syahroni.(614)