Bupati Sidak RSUD Curup

IMG_2871CURUP, BE – Bupati Rejang Lebong H Suherman SE MM sekitar pukul 08.30 WIB, Jum’at (25/1) secara mendadak mendatangi gedung RSUD Curup, untuk melakukan inspeksi.   Kedatangan Rajo Penjenjang Bumei didampingi Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Hj Susilawati SE MM itu sempat membuat panik jajaran rumah sakit, yang tidak menduga kedatangan bupati yang secara tiba-tiba.

Pantauan wartawan, bupati bahkan tampak berdiskusi langsung dengan pengunjung dan pasien rumah sakit untuk mempertanyakan pelayanan kesehatan yang dilakukan jajaran rumah sakit.  “Pelayanan di rumah sakit ini harus baik, saya tidak ingin mendengar ada keluhan dari masyarakat yang merasa tidak puas bahkan kecewa dengan pelayanan yang ada, jadi saya cek langsung,” ujar bupati.

Hasilnya, para pasien menyatakan pelayanan sudah cukup baik. Hanya saja, bupati menemukan ada sebuah alat USG empat dimensi yang memiliki kelebihan dari alat lainnya yang mengalami kerusakan.  Kondisi itu membuat pihak rumah sakit terpaksa menggunakan alat USG biasa.  “Kita sudah tanya kepada rumah sakit, janjinya hari ini (kemarin) segera diperbaiki. Saya minta hal itu benar dilaksanakan,” pinta bupati.

Di bagian lain, sejumlah pasien cuci darah juga mengeluhkan soal tidak berfungsinya kartu Askes dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang tidak bisa dipergunakan untuk pelanan cuci darah gratis.  Terkait hal itu, Plt Direktur RSUD Curup Desma Heryana dikonfirmasi menerangkan, Askes dan Jamkesda tidak bisa digunakan karena belum ada kesepakatan (MoU) mengenai hal itu.

“Kalau Jamkesmas bisa digunakan untuk cuci darah gratis, kalau Jamkesda dan Askes terpaksa untuk sementara waktu menggunakan biaya sendiri karena belum ada MoU,” jawab Desma.

Terkait keluhan itu, bupati dengan tegas meminta persoalan yang menjadi penghambat sehingga pasien Askes dan Jamkesda yang tidak bisa dilayanan gatis untuk cuci darah bisa diselesaikan segera.  “Kalau kendalanya soal MoU, sepanjang ada aturan pendukung, saya minta segera bisa dipenuhi sehingga pasien yang membutuhkan pelayanan cuci darah bisa segera dibantu,” tegas bupati. (999)