Bupati Siapkan Reward 250 Juta

duit
foto : ist

 Ajak RT dan RW Perangi Money Politik

CURUP, Bengkulu Ekspress – Bupati Rejang Lebong DR H A Hijazi SH MSi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memerangi money politik. Ajakan tersebut juga disampaikan bupati kepada Forum Komunikasi Rukun Warga – Rukun Tetangga (FK RW-RT) Kabupaten Rejang Lebong.

“Mari kita sama-sama menciptakan Pilkada yang bersih dari money politik di Kabupaten Rejang Lebong ini,” ungkap bupati saat launching FK RW-RT Kabupaten Rejang Lebong di aula BLKM Curup, Kamis (9/1) kemarin.

Menurut bupati FK RW-RT juga memiliki peran yang besar dalam memerangi money politik di Kabupaten Rejang Lebong. Dimana menurutnya baik RT maupun RW di Kabupaten Rejang Lebong bisa ikut mengawasi dan mencegah adanya praktek money politik dilingkungannya masing-masing.

Kemudian untuk memerangi money politik di Kabupaten Rejang Lebong tersebut, bupati mengungkapkan telah menyiapkan reward atau penghargaan untuk masyarakat termasuk RT dan RW bisa berhasil mengungkap praktek money politik. Reward yang disiapkan tersebut menurut bupati jauh lebih besar dari yang sebelumnya pernah ia utarakan. Dimana sebelumnya ia menjanjikan akan memberikan reward sebesar Rp 150 juta, namun saat ini meningkat menjadi Rp 250 juta.

Dijelaskan bupati, reward yang disiapkan untuk pengungkap aksi money politik di Kabupaten Rejang Lebong tersebut yaitu Rp 100 juta dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, kemudian Rp 50 juta dari uang pribadinya. Dimana menurutnya Rp 150 juta tersebut untuk reward pengungkapan money politik untuk Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong. Selain itu ada juga tambahan sebesar Rp 100 juta dari donatur untuk pelaksanaan Pilgub dan Pilwagub di Kabupaten Rejang Lebong.”Jadi totalnya nanti ada Rp 250 juta, reward yang kita siapkan di Kabupaten Rejang Lebong ini,” paparnya.

Dengan adanya reward yang disiapkan tersebut, menurut bupati masyarakat maupun forum komunikasi rukun warga rukun tetangga bisa membentuk suatu kelompok yang beranggotakan 10 atau 20 orang untuk memantau dugaan kegiatan money politik di lingkungan mereka. Karena menurut bupati bila nanti bisa mengungkap money politik mereka bisa berbagai uang yang disiapkan tersebut. Hal tersebut menurut bupati tentunya akan lebih baik dan lebih banyak dibandingkan mereka hanya menerima uang sebesar Rp 100 ribu dari Balon Kada.

“Dengan reward yang kita siapkan ini, maka diharapkan bisa menekan bahkan menghilangkan aksi money politik di Kabupaten Rejang Lebong ini,” harap bupati.

Karena menurut bupati, dengan hilangnya aksi money politik maka bisa membuka peluang siapa saja untuk mencalon sebagai kepala daerah tanpa harus memikirkan yang untuk money politik, namun calon hanya menyiapkan uang untuk biaya politik seperti uang untuk saksi, kemudian uang untuk mencetak alat peraga serta keperluan politik lainnya. (251)