Bupati Seluma Minta Perbaikan Jalinbar Dikebut


Jefryy/BE
Jalan rusak akibat tidak ada sanitasi dan siring di Kabupaten Seluma.

TAIS,bengkuluekspress.com – Perbaikan jalan lintas barat (Jalinbar) Sumatera di Kabupaten Seluma masih terus berlangsung saat ini. Namun perbaikan ini menuai banyak kritikan dan keluhan oleh masyarakat, khususnya pengguna jalan. Sebab jalan yang diperbaiki dengan sistem tambal sulam tersebut telah menyebabkan banyak kecelakaan. Sebab usai dilakukan pembongkaran, lobang jalan tersebut lambat dikerjakan. Selain itu, banyak juga jalan yang sudah ditambal tersebut tidak berumur lama, lantaran jalan tersebut kembali rusak.
Perbaikan jalinbar di Kabupaten Seluma ini juga disoroti Bupati Seluma, H Bundra Jaya SH MH.
Bundra meminta perbaikan jalinbar di Kabupaten Seluma ini dikebut, karena sudah menjadi keluhan masyarakat.
“Saya minta pekerjaanya dikebut, namun tetap sesuai dengan spesifikasi. Sehingga Jalinbar di wilayah kami ini tetap awet,” ucap Bundra.

Bundra menjelaskan, jika jalan tersebut telah dilobangi, harus segera ditutup dan jangan dibiarkan lama, karena berpotensi menyebabkan kecelakaan.
“Bongkar hari ini harus langsung diperbaiki, jangan dibiarkan lama. Karena akibat lobang jalan ini telah banyak yang mengalami kecelakaan,” tukas Bundra.

Bupati menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Seluma. Polres Seluma juga akan memantau perbaikan Jalinbar ini. Selain itu, mengingat angka lakalantas di Kabupaten Seluma masih cukup tinggi, Polres Seluma juga akan memasang rambu atau marka jalan, untuk menekan angka lakalantas ini.
“Angka lakalantas kita memang masih cukup tinggi, salah satu penyebabnya lobang di jalan, jadi kami mohon agar ini menjadi perhatian pihak yang mengerjakan perbaikan jalinbar, khususnya yang ada di Kabupaten Seluma ini,” pungkasnya.
Ruas jalan yang dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan tersebut yakni di Desa Air Latak, Kecamatan Seluma Barat. Tak jauh dari Taman Makam Pahlawan (TMP). Jalan tersebut baru dilakukan penambalan, tapi saat ini kembali rusak bahkan menjadi lobang dalam.

Pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati agar tidak mengalami laka. Kondisi ini dikeluhkan salah seorang pengguna jalan, Ujang (37) yang mengaku berasal dari Kabupaten Bengkulu Selatan. Dirinya berharap, agar jalan tersebut diperbaiki total, bukan tambal sulam.
“Sangat mengganggu sekali pak, harus pelan nian kita lewat, kalau tidak mau celaka,” ujar Ujang.
Jika melihat dari struktur tanah, sambungnya, jalan berlobang di Desa Air Latak tidak dapat diperbaiki dengan tambal sulam. Di jalan tersebut harus dibuat gorong-gorong, sebab rusaknya jalan tersebut dikarenakan genangan air yang tak pernah kering di jalan tersebut.
“Ya, harus dibangun gorong-gorong kalau mau jalani awet. Kultur tanah di sini rawa, jadi tidak bisa diperbaiki dengan hanya dengan tambal sulam,” kata Ujang.(333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*