Bupati Salurkan Bantuan Rutilahu

Ist/BE
SERAHKAN : Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayattullah Sjahid MM IPU menyerahkan buku rekening tabunggan bantuan Rutilahu kepada perwakilan penerima.

KEPAHIANG, bengkuluekspress.com – Sebanyak 80 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Kepahiang mendapatkan anggaran perbaikan. Masing-masing pemilik rumah diberikan kucuran dana sebesar Rp 15 juta dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bengkulu dan Dinsos PMD Kabupaten Kepahiang.

Penyaluran bantuan langsung dilakukan Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM IPU, Kamis (26/12) lalu, didampingi Kepala Dinsos Provinsi Bengkulu, Dr H Iskandar ZO SH MH dan Kadis Sosial PMD Kepahiang, Ir Ris Irianto MSi. Bupati menyerahkan buku tabungan warga penerima program Rutilahu dan menyampaikan pesan, agar uang bantuan Kemensos dapat benar-benar dibangunkan pada rumah dan bukan untuk pembiayaan urusan lain.

“Usulan untuk tahun depan juga sudah diajukan Dinsos PMD, saya berharap dapat terealisasi kembali untuk Kabupaten Kepahiang,” terang Hidayattullah.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bengkulu, Iskandar ZO menegaskan, jika di Provinsi Bengkulu tahun 2019 tidak seluruh daerah mendapatkan bantuan Rutilahu Kemensos RI. Hanya Kabupaten Kepahiang, Mukomuko, Kaur, Bengkulu Tengah (Benteng) dan Bengkulu Utara. “Kalau bantuan Rutilahu ini disalurkan secara langsung melalui rekening Rutilahu yang dibuat dan diberikan khusus kepada penerimanya.

Bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kepahiang di Balai Desa Tebat Monok ini dikucurkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) hanya untuk dipergunakan merehab rumah dan tidak dibenarkan untuk kepentingan lainnya,” ungkapnya.

Kadinsos PMD Kabupaten Kepahiang, Ir Ris Irianto MSi menjelaskan, kalau dari 80 kuota Rutilahu yang disalurkan, 30 diantaranya diperuntukan kepada masyarakat miskin di wilayah Kecamatan Kepahiang. Sedangkan sisanya dibagi untuk Kecamatan Bermani Ilir, Ujan Mas, Seberang Musi, Tebat Karai dan Muara Kemumu. “Untuk Kecamatan Kabawetan dan Merigi memang tidak dapat, karena sudah kebagian kuota pada tahun 2018 lalu,” singkat Ris Irianto. (320)