Bupati Rejang Lebong Ajak Umat Muslim Jaga Salat

Ary/BE
Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong di Masjid Agung Baitul Makmud Kota Curup, Selasa (16/3).

CURUP,bengkuluekspress.com– Bupati Rejang Lebong, Drs Syamsul Effendi MM mengajak seluruh umat muslim yang ada di Kabupaten Rejang Lebong untuk bisa menjaga salat lima waktu. Hal tersebut disampaikannya saat peringatan isra mikraj yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong di Masjid Agung Baitul Makmud Kota Curup, Selasa (16/3).
“Kita harus selalu menjaga salat lima waktu, karena perjalanan Rasululloh untuk mendapatkan perintah salat sangat besar,” pesan Bupati Rejang Lebong, Drs Syamsul Effendi MM.

Menurut Bupati, Salat merupakan hal yang sangat penting bagi keimanan umat muslim. Terlebih lagi menurutnya Shalat akan dihisab pertama kali pada saat hari pembalasan nanti.
Selain sebagi ibadah yang harus dilakukan setiap hari, menurut bupati Shalat lima waktu memiliki sejumlah manfaat bagi umat muslim. Salah satunya adalah merupakan terapi yang sangat cocok agar badan tetap segar, kemudian dari segi spritual dengan melaksanakan shalat lima waktu maka akan menjadikan jiwa tenang dan merasa terus dalam lindungan Allah.
“selain itu, printah salat ini juga akan membuat kita disiplin, karena terus kita laksanakan lima kali dalam sehari semalam dan waktunya sudah ditentukan,” papar bupati.

Kemudian terkait dengan peringatan isra mikraj yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, bupati berharap seluruh masyarakat Rejang Lebong bisa menjadi pribadi yang baik, pribadi yang disiplin serta taat kepada agama dan menjadikan masyarakat Rejang Lebong yang bertaqwa.
“Dengan peringatan isra mikraj ini, kita bisa meneladani Rasulullah untuk menjadi pribadi yang baik, disiplin serta taat kepada agama dan menjadi orang-orang yang bertaqwa,” harap bupati.

Disisi lain, ia juga mengungkapkan peringatan isra mikraj yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong kemarin dilaksanakan secara terbatas dengan protokol kesehatan karena menurutnya saat ini masih pandemi Covid-19. Dimana peserta yang diundang hanya sedikit yaitu unsur FKPD dan OPD yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.
“karena saat ini masih Covid-19, sehingga peringatan isra mikraj ini peserta yang datang terbatas,” demikian bupati.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*