Bupati Panggi Seluruh Kepala OPD

Jefryy/BE - Sarana pendidikan, salah satunya ruangan kelas belajar (RKB) di beberapa sekolah di Kabupaten Seluma, masih minim. Siswa belajar di ruangan yang sangat sederhana.
Jefryy/BE – Sarana pendidikan, salah satunya ruangan kelas belajar (RKB) di beberapa sekolah di Kabupaten Seluma, masih minim. Siswa belajar di ruangan yang sangat sederhana.
Dok/BE Samlah yang bertumpuk di depan kawasan perkantoran dimanfaatkan pemulung untuk mencari barang bekas.
Dok/BE Samlah yang bertumpuk di depan kawasan perkantoran dimanfaatkan pemulung untuk mencari barang bekas.

TAIS,Bengkulu Ekpress – Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), siang kemarin (29/1), dipanggil dan dikumpulkan Bupati Seluma H Bundra Jaya SH M, didampingi Wakil Bupati Seluma Suparto MSi dan Sekda Seluma Irihadi MSi. Mereka dikumpulkan di ruangan rapat ruang kerja bupati. Seluruh kepala OPD dikumpulkan karena belum menyampaikan laporan kinerja dan laporan penggunaan anggaran 2017.

“Sudah sampai akhir Januari, tetapi sampai sekarang saya belum menerima laporan kinerja dari setiap OPD. Termasuk pertanggungjawaban penggunaan anggarannya. Seharusnya akhir Desember kemarin sudah dilaporkan, agar bisa menjadi bahan evaluasi bersama untuk tahun 2018 ini,” tegas Bupati Seluma.

Bupati menegaskan, terutama untuk OPD yang bergerak dibidang peningkatan infrastruktur daerah. Seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU). Termasuk OPD lain yang mempunyai pekerjaan fisik harus segera menyerahkan laporan kinerja.

“Untuk 2018 ini setiap triwulan sekali harus dilaporkan secara rutin. Karena sampai saat ini belum ada OPD yang bergerak dan melaksanakan programnya,” ujar Bupati lagi.

Sementara itu, Sekda Seluma Irihadi mengatakan, pada 2018 ini harus ada perbaikan kinerja dari semua OPD yang ada. Terutama untuk pekerjaan yang belum diselesaikan harus segera diselesaikan. Apalagi jika anggarannya sudah disediakan dalam APBD 2018.

“Untuk laporan penggunaan anggaran harus dilaporkan dan segera sehingga semua bisa diawasi bersama dana yang dibelanjakan semua OPD,” tegas Sekda Seluma.

Sekda Seluma mengatakan, untuk pekerjaan OPD yang mempunyai pekerjaan fisik yang sudah dilakukan proses pelelangan melalui LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik). Pihak ketiga yang mengerjakan harus bisa menyelesaikan tepat waktu. Jangan sampai pekerjaan fisik menjadi terbengkalai dan tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. (333)