Bupati Mukomuko Nyoblos di TPS 02, Wabup TPS 04

BUDI/BE
Bupati Mukomuo Choirul Huda dan istri usai berikan hak suaranya di TPS 2 memberikan keterangan kepada awak media.

MUKOMUKO, bengkuluekspress.com – Penyoblosan secara serentak 9 Desember 2020 di Kabupaten Mukomuko berjalan cukup lancar. Masyarakat yang mempunyai hak pilih berduyun – duyun datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Bupati Kabupaten Mukomuko, Choirul Huda dan istri serta keluarganya mencoblos di TPS 02 Desa Kota Praja Kecamatan Air Manjunto. Sedangkan Wakil Bupati, Haidir bersama istri mencoblos di TPS 04 di Desa Ujung Padang Kecamatan Kota Mukomuko. Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko, mengikuti aturan pencoblosan seperti menerapkan Protokol kesehatan (Prokes), dan ikut menunggu panggilan dari KPPS setempat. Bupati Mukomuko, Choirul Huda dikonfirmasi pencoblosan menyampaikan, Pilkada serentak hari ini (kemarin), merupakan wujud demokrasi untuk melahirkan pemimpin untuk kedepannya. “Saya berharap dengan
pelaksanaan pilkada ini bisa menciptakan kedewasaan berdemokrasi pada
seluruh masyarakat kabupaten Mukomuko,” katanya.

Ia juga mengapresiasi penyelenggara pemilu dan masyarakat yang sudah menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Ini dilihat langsung oleh Bupati pada saat mendatangi TPS. “Petugas dan masyarakat menerapkan prokes. Penerapan protokol kesehatan ini diharapkan tidak hanya pada saat pelaksanaan Pilkada. Tetapi hari – hari biasa, kami harapkan hal serupa dapat dijalankan untuk memutus mata rantai Covid-19. Mudah – mudahan saja Pilkada ini berjalan aman, dan masyarakat serta petugas dijauhkan dari penularan
Covid-19,” harapnya.

Pantauan dilapangan Pilkada serentak di tengah pandemi
Covid-19. Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, prokes diterapkan. Sebelum masyarakat masuk ke pintu masuk TPS, satu persatu diharuskan mencuci tangan dengan menggunakan sabun di tempat yang sudah disediakan panitia. Setelah selesai mencuci tangan, pemilih diperiksa suhu
tubuhnya dengan menggunakan thermo gun. Jika suhu tubuhnya normal,
pemilih diberikan sarung tangan dan masker. Setelah semua lengkap,
panitia mempersilahkan pemilih masuk ke TPS untuk mencoblos pilihannya.
“Aturan yang kita terapkan dalam Pilkada di tengah pandemi Covid-19.

Jadi seluruh TPS yang mencapai 370 yang tersebar di 15 wilayah
kecamatan dalam Kabupaten Mukomuko, juga menerapkan aturan protokol
kesehatan bagi masyarakat yang datang ke TPS untuk menggunakan hak
pilihnya,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Mukomuko, Irsyad. Khusus untuk masyarakat yang selesai memberikan hak suaranya, diwajibkan membuang sarung tangan pemberian panitia di tempat sampah yang sudah disediakan. Ini untuk mengantisipasi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Dan pemilih selesai mencoblos diharuskan langsung pulang ke rumahnya masing-masing. “Ini salah satu tujuan supaya tidak terjadinya kerumuman,” ungkapnya. (900)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*