Bupati Mian Serahkan Sertifikat Hibah Ke Pangdam II/Sriwijaya

Kris Samiaji/Sumeks
Bupati BU Ir H Mian bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan SIP MHum melakukan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD)

Untuk Bangun Batalyon 100 Ha.

PALEMBANG, Bengkulu Ekspress – Kodam II/Sriwijaya mendapat tanah hibah dari Pemkab Bengkulu Utara. Luasnya 100 ha, terletak di jalan utama Lintas Barat. Tepatnya di Desa Karang Pulau, Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara.

Kemarin (11/9), sertifikat tanah hibah itu diserahkan langsung Bupati Bengkulu Utara, H Mian, didampingi Sekda BU Dr Haryadi SPd MM MSi, Kepala BPN BU Alfi Ritamsi, dan Kepala Dinas Kominfo BU Dodi Hardinata, telah melakukan penandatangan NPHD serta melakukan penyerahan sertifikat hibah ke Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan.

Ditandai penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan berita acara serah terima di Makodam II/Sriwijaya. “Semuanya sudah beres dan tidak ada masalah, baik surat-menyurat maupun tapal batas,” ujar H Mian.

Bupati kelahiran Asahan, Sumatera Utara, 8 April 1964 itu menyebut sebagai Kabupaten induk, Bengkulu Utara mengalami perkembangan yang sangat pesat. Sektor utamanya perkebunan, pertambangan batu bara, dan kelautan. Selain itu masyarakatnya juga heterogen. “Penting bagi kami agar Bengkulu Utara menjadi lebih terkenal di kancah nasional,” lanjutnya.

Karena itu, sambungnya, kehadiran Batalyon jajaran Kodam II/Sriwijaya di Kabupaten yang mengusung motto “Bersatu, Bekerja, Berdoa, Berhasil” sangat berarti. “Yang jelas akan memberikan suasana kondusif bagi masyarakat maupun pelaku usaha,” lanjutnya. Setelah penyerahan sertifikat tanah ini, dirinya berharap pembangunan Batalyon tidak terlalu lama. “Mohon kiranya Bapak Pangdam II/Sriwijaya berkenan meninjau langsung lokasi tanah hibah tersebut,” pungkasnya.

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan berterima kasih kepada Pemkab Bengkulu Utara. “Ini jadi rencana strategis untuk gelar kekuatan Kodam II/Sriwijaya dan TNI AD umumnya,” ujar Irwan.

Dia berharap masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara juga berpartisipasi dalam pengembangan satuan Batalyon nanti. Selanjutnya, dirinya akan melaporkan ke Mabes TNI AD terkait tanah hibah untuk pembanguan Batalyon tersebut. “Untuk proses dan anggaran pembangunan akan diatur Angkatan Darat. Secepatnya di tahun 2020 ini kita mulai,” lanjutnya.

Pihaknya berharap adanya Batalyon baru bisa membantu daerah khususnya Kabupaten Bengkulu Utara meningkatkan pembangunan. “Sekaligus menjaga stabilitas keamanan. Masyarakat pun terayomi dengan baik,” pungkasnya.(127/Prw)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*