Bupati Lebong Bantu Pasien PDP

ERICK/BE
SERAHKAN : Bupati Lebong, H Rosjonsyah Sip MSi didampingi Sekda H Mustarani Abidin SH MSi ketika menyerahkan bantuan sembako kepada pasien PDP, kemarin (1/5).

Lebong, Bengkuluekspress.com – Miliki tanggung jawab kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong menyalurkan sembako dan uang tunai kepada masyarakat yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Bantuan sendiri langsung diserahkan oleh Bupati Lebong, H Rosjonsyah SIp MSi berikan bantuan kepada pihak keluarga pasien.Bantuan yang diberikan berupa minyak sayur sebanyak 5 liter, mie instan sebanya 8 dus, beras 30 kilogram, ikan dalam kemasan (sarden) sebanyak 12 kaleng, selimut 2 lembar dan family kid untuk anak pasien yang baru lahir sebanyak 1 paket serta uang santunan sebesar Rp 600 ribu rupiah.

Terlihat bupati didampingi Dandim 0409 Rejang Lebong, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebong, Wakapolres Lebong, Sekretaris Daerah (Sekda) Lebong H Mustarani Abidin SH MSi, serta Kadinkes Rachman SKM MSi, Kadis Kominfo-SP Donni Swabuana ST MSi, Kabag Protokoler Setkab Riki Irawan SSos MSi.

Selain memberikan bantuan, Bupati juga melakukan pengecekan suhu tubuh pasien maupun keluarga pasien baik itu anak, suami, orang tua maupun keluarga dekat pasien yang selama ini selalu berinteraksi dengan pasien.

Bupati Lebong, H Rosjonsyah SIP MSi mengatakan, bahwa perbekalan yang diberikan sendiri dapat dipergunakan pasien PDP selama dirinya melakukan karantina mandiri. Untuk itulah, jika nanti selama melakukan karantina mandiri sembako yang diberikan habis atau kurang, maka segera melapor agar kembali bisa disalurkan.

“Agar orang yang dikarantina tidak ada kegiatan dan tidak kemana-mana, hanya dirumah saja dan tidak bisa menerima tamu,” sampainya, kemarin

Dengan pemberian bantuan ini, bupati berharap akan menambah semangat baik terhadap pasien maupun keluarganya. Selain memberikan bantuan kepada pasien yang dinyatakan PDP, melalui dana yang dimiliki Pemkab Lebong, juga telah dirapatkan untuk memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang berstatus Orang dalam pantauan (ODP), hal ini dikareankan mereka juga melakukan isolasi mandiri sehingga tidak bisa beraktifitas keluar rumah.

“Kita masih melakukan verifikasi ditingkat desa dan nanti bantuan berupa sembako, bantuan dari Pemkab Lebong,” sampainya

Sementara saat ini Pemkab Lebong masih menunggu hasil Swab yang sebelumnya telah dikirimkan ke Laboratorium yang ada di Palembang, hal ini dikarenakan bukan dari Kabupaten Lebong saja yang diperiksa.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini dapat kitsa sampaikan hasilnya dan hasil yang nantinya diterima adalah negatif,” harapnya.(614)