Bupati Kepahiang Dituding Tak Tahu Kinerja Anak Buahnya

Ist/Bengkulu Ekspress. AUDIENSI: Sejumlah anggata DPRD saat melaksanakan audiensi dengan Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM mengenai kekurangan berkas dalam permohonan usulan revisi Perda RTRW.
Ist/Bengkulu Ekspress. AUDIENSI: Sejumlah anggata DPRD saat melaksanakan audiensi dengan Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM mengenai kekurangan berkas dalam permohonan usulan revisi Perda RTRW.

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Anggota DPRD Kabupaten Kepahiang, Edwar Samsi SIP MM menuding Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM tak tahu kinerja anak buahnya di jajaranya. Banyak permasalahan tak cukupnya berkas dalam mengajukan Peraturan Daerah (Perda), dikarenakan kurang baiknya kinerja jajaran pemerintah.

Menurut Edwar, pihaknya melakukan audiensi secara langsung ke rumah dinas Bupati bertujuan agar kepala daerah mengetahui kinerja anak buahnya. “Perpanjangan pansus selama ini bukan kesalahan kita, tetapi karena mereka (Eksekutif) yang tak menyiapkan berkas-berkas diminta. Tadi waktu audiensi mereka mengatakan akan menyiapkan dan akan membentuk tim kecil,” terang Edwar, Rabu (25/4).

Menurutnya, anggota pansus tak memberikan tenggang waktu khusus kepada eksekutif untuk melengkapi berkas. Jika sudah selesai tentunya akan ditindak lanjuti, bila tak kunjung diserahkan atau dilengkapi tidak akan menghambat kinerja wakil rakyat. “Terserah dio (Pemerintah, red) kalau seminggu cukup akan kita laksanakan, kalau tidak ya sudah. Kepentingan ini kepentingan dia, karena dia yang mengajukan,” tegasnya.

Salah satu berkas yang diminta Pansus adalah surat permohonan substansi dari Bupati, serta berkas penunjang lainnya agar usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Kepahiang tahun 2018 tentang perubahan atas Perda Kabupaten Kepahiang nomor 8 tahun 2018 tentang rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Kabupaten Kepahiang 2012-2032 dapat dapat dituntaskan.

Selain Edwar, tim Pansus yang langsung bertemu dengan Bupati diantaranya Drs Zainal, Ahmad Rizal, Widia Hartini, Wansya dan Nurwito. Guna menyampaikan permasalahan kekurangan berkas dalam usulan eksekutif untuk merubah Perada RTRW.

Sementara Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM ketika dikonfirmasi mengakaui, adanya kinerja buruk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijajarannya. Walaupun tak menyebutkan secara rinci OPD dengan kinerja rendah tersebut, tetapi Bupati memastikan tengah melakukan monitor dan evaluasi.

“Ya, kinerja para kepala OPD terus kita monitor dan evaluasi,” tegas Bupati.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang dalam waktu tak terlalu lama, harus melengkapi beberapa dokumen yang belum dilengkapi. “Beberapa yang mau diperbaiki, RPJMD dan Review tata ruang, kepala OPD terkait untuk segera melengkapi,” tutur Bupati. (320)