Bupati Kaur Pimpin Buru Babi Massal

BERBURUBupati Kaur Gusril Fauzi bersama kepala OPD dan masyarakat saat memimpin langsung berburu massal di wilayah Kecamatan Pagulir, Rabu (88 (1)
IRUL/Bengkulu Ekspress
BERBURU: Bupati Kaur Gusril Pausi bersama Kepala OPD dan masyarakat saat memimpin langsung berburu massal di wilayah Kecamatan Pagulir, Rabu (8/8).

PAGULIR, Bengkulu Ekspress– Populasi hama babi di wilayah Kabupaten Kaur terus merajalela, sehingga para petani resah karena perkebunan dan sawah mereka menjadi sasaran hama perusak ini. Untuk membasmi populasi babi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur bersama persatuan Olahraga Buru Babi (Porbi) dan masyarakat setempat menggelar perburuan babi massal di wilayah Kecamatan Padang Guci Hilir (Pagulir). Perburuan babi hutan atau celeng ini dipimpin langsung oleh Bupati Kaur Gusril Pausi SSos, kemarin (8/8).



“Kegiatan ini selain untuk membasmi babi yang meresahkan petani. Juga kegiatan ini sekaligus untuk menyambut HUT RI Ke-73,” kata Bupati Kaur saat menggelar berburu massal.

Kegiatan berburu massal yang langsung dipimpin Bupati Kaur ini juga diikuti oleh seluruh pejabat Pemkab Kaur, anggota Porbi Kaur serta masyarakat di beberapa kecamatan wilayah Padang Guci. Buru babi massal merupakan salah satu bentuk kerja keras Porbi dalam mengurangi pertumbuhan dan perkembangan hama babi yang kerap menghantui para petani Kaur.

“Babi ini musuh besar petani, jika terus kita buru, maka populasi babi ini dapat berkurang, dan berburu babi seperti ini akan terus kita galakkan. Dan besok (hari ini) kita akan menggelar berburu babi di wilayah Kecamatan Muara Sahung,” terang bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kaur, Nasrul Rahman SHut MSi mengatakan, kegiatan ini akan rutin dilakukan Pemda Kaur bersama Porbi Kaur dalam rangka menyambut HUT RI Ke-73. Sebab dengan penentuan titik atau lokasi berburu ditetapkan secara musyawarah oleh segenap anggota Porbi. Dimana berburu massal ini dilakukan di beberapa kecamatan, yakni Pagulir, Muara Sahung, Tetap dan Maje.

“Kegiatan ini dalam rangka membasmi hama babi yang sering merusak tanaman warga, sehingga bisa meningkatkan penghasilan petani,” kata Nasrul.

Ditambahkannya, kegiatan berburu massal ini merupakan kegiatan yang berkesinambungan yang dilakukan setiap bulannya. Tujuannya untuk membasmi hama babi yang merupakan musuh para petani. Dalam berburu massal ini sedikitnya ada ratusan peserta dengan puluhan ekor anjing buru yang dibawa dalam berburu babi kali ini. “Target kita dalam berburu masal kali ini mampu membunuh babi sebanyak-banyaknya. Sehingga populasi pertumbuhan hama babi berkurang,” harapnya. (618)