Bupati Kaur Ajak ASN Bayar Zakat

SERAHKAN: Ketua Baznas Kaur didampingi Kabag Kesra saat menyerahkan kartu wajib zakat kepada Bupati dan Wakil Bupati Kaur di GSG Pemda Kaur, Rabu (16/6).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Bupati Kaur H Lismidianto SH MH mengajak para pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur, dan juga masyarakat, untuk membayar zakat, infaq dan shodaqoh di lembaga resmi Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kaur. Ajakan ini disampaikan Bupati Kaur usai menerima kartu wajib zakat dari Baznas Kaur pada acara pembukaan STQH di GSG Pemda Kaur, Rabu (16/6).

“Begitu kita menerima gaji pertama sebagai Bupati dan Wakil Bupati, gaji kita langsung dipotong oleh Baznas dan ini merupakan kewajiban kita. Di sini saya mengajak semua ASN dan juga masyarakat Kaur yang memiliki kewajiban berzakat untuk membayar zakatnya melalui Baznas Kaur,” kata Bupati, Rabu (16/6).

Dikatakan bupati, dimana berzakat merupakan kewajiban umat muslim yang ketika hartanya sudah mencapai kecukupan sebagaimana ketentuan agama. Juga sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 116 tahun 2018 resmi mengatur pedoman penyaluran ZIS sebesar Rp 2,5 persen dari pendapatan atau pembayaran gaji atau penerimaan penghasilan atau yang lainnya di Kabupaten Kaur. Dimana yang tidak dikenakan zakat penghasilan hanya ASN yang bukan muslim saja. Namun zakat penghasilan bukan hanya diberlakukan kepada ASN saja, namun juga diberlakukan kepada karyawan swasta, BUMD, serta pejabat lainnya yang bekerja di ruang lingkup Pemkab Kaur.

“Kepada seluruh ASN yang telah memenuhi syarat untuk membayar zakat dapat tidak menunda nunda pembayaran zakat, karena zakat ini untuk mengatasi kemiskinan di Kaur ini. Duit zakat ini disalurkan oleh Baznas jika ada warga yang tetimpah musibah,” terangnya.,

Sementara itu, Ketua Baznas Kaur H Wahyu Datsi S Pd menyampaikan, dimana untuk potensi zakat yang berasal dari aparatur negara di Kabupaten Kaur sebenarnya cukup besar. Dengan jumlah ASN di Kabupaten Kaur tak kurang dari 4.000 orang. Dimana saat ini Baznas Kaur hanya mampu mengumpulkan dana zakat dari ASN Kaur sebesar Rp 90 juta per bulan. Padahal dengan jumlah ASN di Kaur ini jika aktif bayar zakat maka Baznas Kaur bisa mengumpulkan zakat Rp 300 juta dari ASN perbulannya.

“Saat ini zakat kita terbesar masih bersumber dari ASN, kita berharap melalui himbauan Bapak Bupati ini tingkat kesadaran ASN bayar zakat meningkat,” harapnya. (618)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*