Bupati Ingatkan Paskibra Jaga Nama Baik Kaur

FOTO BERSAMA: Bupati Kaur, Lismidianto bersama Kepala Dispora Kaur, Jon Harimol saat foto bersama dengan lima siswa anggota Paskibra pada pelepasan di ruang Bupati Kaur, Rabu (28/7).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Bupati Kaur, Lismidianto SH MH, didampingi Kepala Dinas Pemuda Olahraga (Disparpora) Jon Harimol SSos MSi, melepas 5 pelajar yang lolos menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di tingkat Provinsi Bengkulu mewakili Kabupaten Kaur, Rabu (28/7). Kelima pelajar SMA bernama Arya Gunanza, Reza Marlint Hidayat, Imro Atun Zakiah, Helsa Ika Putri dan Rangga Cahaya Anugrah untuk menjadi Paskibra di Balai Raya Semarak Bengkulu dan akan menjalani masa karantina mulai tanggal 2 Agustus mendatang.

“Ini merupakan tanggung jawab dalam rangka mengibarkan bendera merah putih. Saya berharap ini akan membawa kebanggaan bagi daerah dan juga bisa memberikan motivasi kepada adik-adik kelas agar tahun berikutnya ada motivasi untuk ikut serta,” kata bupati di sela-disela pelepasan anggota Paskibra tingkat provinsi di ruang kerjanya, Rabu (28/7).

Dikatakan bupati, ia meminta kepada lima pelajar ini agar tetap menjaga nama baik Kabupaten Kaur. Dimana kepercayaan terhadap lima yang terpilih mewakili Kaur sebagai Paskibra ke tingkat Provinsi ini, Bupati Kaur menyebutkan ini merupakan momentum yang sangat berharga. Pasalnya, para siswa ini akan bergabung dengan siswa-siswi terbaik di masing-masing kabupaten se-Provinsi Bengkulu.

“Tentu kesempatan ini sangat berharga. Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Kalian ini nanti bertemu dengan teman-teman yang sukses mewakili daerahnya. Disini saya minta kalian agar jaga nama baik Kaur,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Disparpora Jon Harimol SSos MSi juga menyampaikan, sebelumnya Kabupaten Kaur mengirim 6 orang perwakilan ke Provinsi Bengkulu, namun dalam seleksi hanya lima peserta saja yang dipilih oleh tim Paskibra Provinsi untuk mewakili Kaur. Lima peserta ini merupakan hasil seleksi dari seluruh SMA yang ada di Kaur.

“Ini sesuai permintaan Provinsi Bengkulu dan dilakukan seleksi dari tahap pertama hingga akhir, yang kita kirim ke provinsi ini sebenarnya enam orang, tapi satu satu orang gugur. Mereka ini setelah dilepas bupati akan kita berangkatkan ke Bengkulu untuk menjalani karantina,” tandasnya.(618)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*