Bupati Gencarkan Sosialisasikan Sengon

KEPAHIANG, BE – Bupati Kepahiang Drs H Bando Amin C Kader MM terus melakukan sosialisasi pengembangan sengon melalui B.A.C.K Model yang ditelurkannya. Ia meyakini dengan model tersebut, semua elemen yang mendukung pengembangan sengon akan untung. Presentasi ini disampaikan bupati di Pemprov Bengkulu, kemarin (29/10) dengan audiens mahasiswa, dosen dan PNS.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kepahiang Zamzami Zubir SE MM mengungkapkan program budidaya sengon ini didukung Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI.

“Itu mengapa bupati mendapat penghargaan dari idenya mengembangkan sengon oleh Menhut beberapa waktu lalu. Karena sengon merupakan kayu budidaya dan menghindari dari pembalakan liar di hutan lindung,” terangnya.

Menurutnya, secara internasional sengon sangat direkomendasikan untuk dibudidayakan. Ini karena tanaman Sengon tidak merusak lingkungan sekitar dan keseimbangan alam.

“Belum lagi secara ekonomis, sengon memiliki nilai jual tinggi dan dapat dipanen hanya dalam waktu kurang dari 5 tahun. Siapa pun yang berinvestasi sengon akan merasakan keuntungan ini,” sampai Zamzami.

Dikatakannya, bupati akan melakukan koordinasi ke banyak tempat dan daerah lain. Sejauh ini, bupati telah banyak diminta oleh beberapa daerah untuk mempresentasikan B.A.C.K Model.

“Apa yang digagas bupati cukup disambut antusias oleh pemerintah daerah di mana ia mempresentasikannya. Yang jelas, jika dukungan ini besar, bupati yakin semua yang mau berinvestasi sengon akan kaya,” tandasnya.(505)