Bunga Rafflesia Jadi Tampilan Google

Yudi Satria DA SE MM
Yudi Satria DA SE MM

 

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Nama Provinsi Bengkulu semakin dikenal dunia. Pasalnya, ikon resmi Provinsi Bengkulu Bunga Rafflesia, kemarin (9/1), menjadi tampilan cantik di halaman pencarian website www.google.com sebagai doodlenya. Tampilan Bunga Rafflesia itu sengaja ditampilkan oleh perusahaan google sebagai bentuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bunga Rafflesia yang ke-25 tahun.

Bunga Rafflesia yang hanya tumbuh di hutan Provinsi Bengkulu itu ditampilkan cantik oleh google. Mulai dari bentuk bonggol bunga hingga bergerak merah sempurna sebagai Bunga Rafflesia.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bengkulu, Yudi Satria DA SE MM mengatakan, apresiasi perusahaan terkenal di dunia itu oleh Bunga Rafflesia itu juga menjadi kejuatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Sebab, baru kali ini, www.google.com secara langsung menampilkan Bunga Rafflesia dihalaman pencariaan utamanya.

“Kami juga terkejut, ikon kita masuk di halaman pencariaan utama google. Karena memang baru kali ini,” ujar Yudi kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (9/1).

Menutur Yudi, Bunga Rafflesia yang ditemukan oleh seorang pemandu yang berkerja kepada Dr Joseph Arnold dalam ekspedisi yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles warga Negara Inggris di hutan Bengkulu itu, menjadi bunga terbesar di dunia. Bahkan Bunga Rafflesia ini sendiri sudah ditetapkan sebagai bunga langka oleh Presiden Soekarno pada tahun 1993. Bunga Rafflesia ini juga menjadi daya tarik wisatawan, baik nasional maupun internasional datang ke Bengkulu.

Dengan ditampilkan Bungga Rafflesia di doodle google itu akan menambah daya tarik wisatawan datang ke Bengkulu.

“Kita sangat bersyukur, ini akan menjadi daya tarik wisatawan datang ke Bengkulu,” paparnya.

google doodle raflesiaDaya tarik Bunga Rafflesia ini sendiri, selain memang besar, bunga ini juga tidak sembarangan bisa hidup di setiap daerah mapun negara. Sebab sampai saat ini, belum ada yang berhasil untuk membudidayakan bunga langka tersebut. Kalaupun bisa, membutuhkan teknologi yang canggih untuk membudidayakannya.

“Ini yang membuat daya tarik dan penasaran orang datang ke Bengkulu. Karena memang tidak sembarangan bisa hidup,” tambah Yudi.

Bunga Rafflesia yang telah menjadi ikon Bengkulu ini akan terus dilestarikan dan dijaga. Pemprov Bengkulu juga telah menjalin kerjasama dengan Cagar Alam untuk menjaga bunga tersebut. Termasuk petugas khusus dan warga setempat ikut melakukan penjagaan agar bunga ini tidak dirusak maupun punah di bumi Rafflesia Bengkulu ini.

“Walaupun bunga ini dilindungi, tapi ini punya masyarakat, jadi masyarakat juga harus ikut menjaga secara bersama-sama,” terangnya.

Untuk menggalakkan wisata Bengkulu dengan bunga langka itu, Pemprov terus melakukan kerjasama wisata. Promosi akan terus dilakukan agar wisatawan banyak datang ke Bengkulu. Dengan demikian, wisata Bengkulu akan lebih maju.

“Mari kita sama-sama lestarikan dan kenalkan Bengkulu untuk kemajuan Bengkulu,” pungkas Yudi. (151)