Bundra: ASN Tak Masuk Disanksi

1 dan 2. Jefryy/Bengkulu Ekspress- Bupati Seluma serta Sekda Seluma, saat melakukan sidak ke sejumlah OPD, kemarin (10/6).

TAIS, Bengkulu Ekspress– Libur hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah telah berakhir. Kemarin, Senin (10/6), seluruh aparatur sipil negara (ASN) sudah harus kembali masuk kerja seperti biasanya. Pada hari perdan masuk kerja ini, Bupati Seluma H Bundra Jaya SH MH menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mengecek kehadiran para ASN. Bagi ASN yang tak masuk kerja tanpa keterangan jelas dievaluasi dan bakal dijatuhi sanksi.



“Hasil sidak ini nanti kita akan kumpulkan terlebih dahulu, dan bagi siapa saja ASN yang malas akan kita tindak termasuk dievaluasi,” kata Bupati Bundra Jaya kepada Bengkulu Ekspress di sela sidak kemarin (10/6).

ASN yang tidak hadir pada hari pertama kerja tanpa keterangan (TK) bakal menerima sanksi langsungdari Sekda Seluma. Selain itu juga, dilaporkan ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB).  “Nanti saya minta kepada Sekda, agar semua ASN yang kedapatan tidak masuk pada hari inisilahkan lakukan tindakan,” tegasnya.

Dalam Sidak ini, bupati juga menemukan adanya ASN di beberapa OPD merokok di ruangan. Kemudian, adanya beberapa OPD yang ruangan masih banyak belum tertata rapi sehingga bupati meminta agar kepala OPD aktif dalam membina pegawai dimasing-masing.

“Saya minta aset yang tidak ada manfaatnya lagi di musnahkan, laporkan ke Sekda. Jangan sampai ada tumpukan berkas atau aset di kantor,” ucap Bundra.

Beberapa OPD yang disidak Bupati yaitu, Dinas Pendidikan, BKPSDM, Dinas Perkim, dinas LH, Kesbangpol, Dinas PU, Dinas Perizinan, Dinas Kesehatan dan Dinas Dukcapil. Sementara itu, Sekda Seluma Irihadi Msi juga melakukan sidak ke Kecamatan SA dan SAM.

Hanya saja, sejauh ini wartawan belum memperoleh hasil sidah yang sudah dilakukan empat tim yang melakukan sidak ke sejumlah OPD dan penjuru kabupaten Seluma. Bahkan, BKPSDM kabupaten Selumapun berupaya menutup nutupi sejumlah nama ASN yang tidak ngantor. Namun data yang berhasil di peroleh BE terdapat dua orang ASN di lingkungan Dinas Kesehatan yang tidak hadir. (333)