BUMDes Wajibkan Hasilkan PADes

Bupati menandatangani prasasti embung desa yang dikelola oleh BUMDes Desa Tangsi Duren dan Suka Sari.

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Setiap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Kepahiang harus menghasilkan Pandapatan Asli Desa (PADes). Sehingga menjadi sumber pendapatkan bagi pemerintahan desa (Pemdes) untuk membiaya dana pembangunan infrastruktur serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di masing-masing pedesaan.

Sehingga mendorong terwujudnya BUMDes produktif di 105 desa se-Kabupaten Kepahiang. Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kepahiang dibawah arahan Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayattullah Sjahid MM IPU membentuk tim inovasi kabupaten (TIK) dengan menggelar sosialisasi dan pelatihan aplikasi SIA BUMdes, seperti yang digelar Senin (19/8).

“Masing-masing BUMDes harus memiliki produk unggulan, sehingga memiliki nilai jual yang bisa memberikan dampak penghasilan bagi badan usaha milik desa,” tegas Hidayatullah.

Dalam sambutannya, Bupati mengingatkan, jika BUMDes merupakan badan usaha yang dimodali oleh Dana Desa (DD). Sudah seharusnya bisa meningkatkan pendapatan desa dengan cara mengembangkan dan memaksimalkan produk unggulan desa. “Desa harus memetakan produk unggulan desanya, apakah berbasis pariwisata seperti di Kabawetan atau produk-produk kerajinan tangan. Sehingga BUMDes ini dapat meningkatkan penghasilan desa atau PADes,” sampai Bupati.



 

Bupati juga berharap, dalam pengelolaan BUMDes dan DD dapat menggunakan tenaga kerja atau SDM di desa. Sehingga bisa menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat desa tersebut. “Ini juga bertujuan agar dana tersebut bisa berputar di desa tersebut,” harap Bupati.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi SIA BUMdes yang juga Kabid Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dinas Sosial PMD Kepahiang, Irwan Alfian ST menyampaikan, kegiatan ini berlangsung selama dua hari yang mana peserta pelatihan sebanyak 120 orang yang terdiri dari pengurus BUMDes.

“Adapun tujuan dari rakor ini adalah dapat menguraikan ruang lingkup aplikasi sistem informasi akutansi desa, terkait pengelolaan pengetahuan dan pelaporan serta manajemen data BUMDes,” kata Irwan dalam laporannya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menandatangani prasasti embung desa yang dikelola oleh BUMDes Desa Tangsi Duren dan Suka Sari. Hadir dalam acara tersebut Kepala BPKP Propinsi Bengkulu, Kepala KPW P3MD, Camat se-Kabupaten Kepahiang serta pengurus BUMDes se-Kabupaten Kepahiang. (320/rls)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*