Bulog Rejang Lebong Permudah Pendirian RPK


IST/BE
Salah satu RPK di Kabupaten Rejang Lebong yang mendapat reward beberapa waktu lalu. Saat ini Perum Bulog Cabang Rejang Lebong mempermudah masyarakat yang ingin mendirikan RPK.

CURUP, bengkulueksress.com – Guna memperluas jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) di wilayah Kabupaten Rejang Lebong (RL), Bulog Cabang RL mempermudah masyarakat yang akan mendirikan RPK.
“Untuk masyarakat yang ingin mendirikan RPK di rumahnya, saat ini kita berikan kemudahan,” terang Kepala Perum Bulog Rejang Lebong, Muhammad Ade Saputra.

Dijelaskan Ade, kemudahan yang diberikan tersebut mulai dari brosur untuk pendaftaran dan registrasi yang disiapkan Perum Bulog. Kemudian persyaratan lain yang harus dipernuhi izin usaha dan surat keterangan dari pemerintah setempat dalam hal ini RT atau kepala dusun. Bila semua itu terpenuhi dan sudah terdaftar maka menurutnya pihaknya akan memberikan spanduk RPK.
Bila sudah terdaftar pemilik RPK bisa mengorder bahan-bahan kebutuhan pokok ke Bulog setempat seperti beras kualitas premium kemasan, beras medium, minyak, gula, terigu dan daging beku dengan harga jual yang cukup terjangkau dan dibawah harga pasar.
“Kemudian untuk pendaftaran RPK ini kita lakukan secara gratis dan tidak dibatasi pendaftarnya,” tambah Ade.

Hanya saja menurut Ade, meskipun tidak dibatasi, mereka akan tetap melihat terlebih dahulu jumlah RPK yang ada di desa atau kecamatan tempat yang bersangkutan mendaftar. Karena menurutnya jangan sampai ada RPK yang terlampau dekat dengan RPK lainnya karena menurutnya akan mengganggu siklus ekonomi antar RPK itu sendiri.
Lebih lanjut ia menjelaskan, di wilayah kerja Perum Bulog Rejang Lebong yang meliputi Kabupaten Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang RPK sudah mulai didirikan sejak tahun 2016 lalu. Hingga saat ini total RPK binaan Perum Bulog Rejang Lebong mencapai 700 outlet dengan outlet terbanyak di Kabupaten Rejang Lebong yang mencapai 450 outlet sisanya ada di Kabupaten Lebong dan Kepahiang.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*