Bulog Habiskan 13,5 Ton Daging Beku

ARY/Bengkulu EkspressPetugas Bulog Subdivre Rejang Lebong saat menunjukkan daging beku yang mereka jual beberapa waktu lalu. Penjualan daging beku yang dilakukan Bulog Subdivre Rejang Lebong selama Ramadan kemarin mencapai 13,5 ton.ARY/Bengkulu EkspressPetugas Bulog Subdivre Rejang Lebong saat menunjukkan daging beku yang mereka jual beberapa waktu lalu. Penjualan daging beku yang dilakukan Bulog Subdivre Rejang Lebong selama Ramadan kemarin mencapai 13,5 ton.

CURUP, Bengkulu Ekspress– Animo masyarakat Rejang Lebong untuk membeli daging beku milik Bulog Subdivre Rejang Lebong saat lebaran kemarin cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari jumlah daging beku yang dijual Bulog Sub Divre Rejang Lebong menjelang lebaran kemarin yang mencapai 13,5 ton.

“Permintaan akan daging beku saat puasa hingga lebaran kemarin memang sangat tinggi, dimana penjualan kita selama puasa kemarin mencapai 13,5 ton,” sampai Kepala Seksi Komersil Perum Bulog Subdivre Rejang Lebong Rejang Lebong, Hambali.

Jumlah penjualan daging beku yang dilakukan Bulog Subdivre Rejang Lebong saat puasa ramadan 1440 hijriah kemarin jauh lebih banyak bahkan dua kali lebih banyak dibandingkan saat puasa atau menjelang lebaran tahun 2018 lalu. Dimana menurut Hambali pada tahun 2018 lalu pihaknya hanya berhasil menjual daging beku yang diimpor dari India tersebut sekitar 7 ton.



Meningkatkan penjualan daging kerbau beku yang dilakukan Bulog Subdivre Rejang Lebong tersebut, menurut Hambali karena saat ini daging kerbau beku yang mereka jual tersebut mulai dikenal oleh masyarakat. Selain itu, harganya yang lebih rendah atau hampir setengah dari harga daging yang dijual di pasar-pasar, kemudian kualitasnya hampir sama dengan kualitas daging segar yang baru dipotong, sehingga menurutnya banyak masyarakat lebih memilih membeli daging beku .

“Karena kualitasnya hampir sama dengan daging segar, kemudian harganya yang hanya Rp 80 ribu, sehingga masyarakat banyak yang lebih memilih daging yang kita jual ini ketimbang daging segar yang lebih mahal,” sampai Hambali.

Penjualan daging beku yang mereka lakukan tersebut, menurut Hambali dilakukan baik melalui kegiatan operasi pasar bersama Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang sebagai wilayah kerja Bulog Subdivre Rejang Lebong, maupun dijual langsung di Kantor Bulog Subdivre Rejang Lebong dan melalui agen penjualan binaan Bulok yaitu RPK.

Disisi lain, Hambali juga mengungkapkan selain menjual daging beku yang lebih dari 13,5 ton, selama puasa ramadan kemarin Bulog juga berhasil menjual beras premium sampai 4 ton, kemudian minyak goreng kemasa sebanyak 500 liter, tepung terigu sebanyak 500 Kg dan telur ayam sebanyak 150 karpet. (251)