Buku K13 Dibagikan Gratis

Buku-k13MUKOMUKO, BE – Ribuan buku kurikulum (K13) yang didistribusikan pemerintah pusat melalui pihak rekanan, yakni PT Bawean, sudah tiba di Kabupaten Mukomuko. Buku tersebut diperuntukan bagi pelajar SMP dan SMA. “ Ya, buku K13 sudah tiba di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud),” demikian Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Suryono.
Ribuan buku semua mata pelajaran yang diperuntukan kelas 7 dan 8 itu dibagikan secara gratis. Artinya, tidak boleh ada terjadi pungutan ataupun mengharuskan pelajar untuk membeli buku tersebut. “Jikalau bukunya kurang. Boleh di foto copy. Anggarannya bisa diambil dari biaya operasional sekolah (BOS), bukan dibebankan kepada murid. Kecuali, jikalau murid tersebut yang meminta dan ingin mengeluarkan biaya sendiri,” ingatnya. Buku untuk kelas 7 dan 8 termasuk guru, seluruhnya berjumlah 30032 orang. Hal senada disampaikan Kabid Pendidikan Menengah, Apani, buku K13 yang diperuntukan tingkat SMA sudah mulai dibagikan. Untuk kelas 10 berjumlah 2047 siswa dan kelas 11 1.956. Seharusnya buku K13 itu oleh pihak rekanan langsung diantar ke sekolah. Dikarenakan melihat situasi dan kondisi serta dikhawatirkan tercecer dan buku tersebut tidak cukup. Masing – msaing Kepsek menjemput ke Dispendikbud. Untuk ongkos transportasi ditanggung semua oleh pihak rekanan. “Kita hanya sebatas memfasilitas saja. Untuk biaya transportasi hingga sampai ke sekolah tanggung jawab pihak rekanan,” bebernya.
Buku yang dibagikan gratis dan diperuntukkan tenaga guru dan pelajar itu, bukan berarti sebagai hak milik. Tetapi, sifatnya hanya dipinjam pakaikan. Boleh dibawa pulang, tetapi harus dikembalikan. “Buku itu boleh dibawa pulang. Yang statusnya pinjam pakai. Pelajar dan guru diharuskan menjaga buku tersebut supaya tidak rusak dan hilang. Kemudian dikembalikan lagi ke sekolah,” demikian Apani. (900)