Bukan Dilempar Bom Molotov, Tapi Disiram Bensin


Pembakaran Mobil Branch Manager PT BMQ Bengkulu

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Ada temuan fakta baru dari perkara pembakaran mobil Branch Manager PT BMQ Bengkulu, Eka Nurdianti, pada Jumat (29/3/19). Ternyata mobil itu bukan dibakar dengan dilempari bom molotov, tetapi disiram dengan bensin lalu disulut dengan api. Fakta baru ini diketahui dari hasil pengecekan tim laboratorium forensik (labfor) Mabes Polri yang telah keluar dan diterima Direskrimum Polda Bengkulu, Jumat (12/4). Tim Labfor sendiri melakukan pengecekan mobil terbakar itu pada Kamis (4/4/19).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Bengkulu, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Pasma Royce saat ditemui bengkuluekspress.com di Mapolda Bengkulu, Jumat (12/4/19). Dia mengungkapkan,

“Dari hasil pengecekan tim Labfor dan olah TKP yang dilakukan tim Mabes Polri, bahwa mobil yang dibakar tersebut murni dibakar menggunakan minyak dan bukti tidak menunjukan adanya bekas bom molotov. Sekali lagi saya luruskan ini bukan bom molotov.”

Terkait fakta baru ini, Direskrimum menuturkan, penyidik Polda Bengkulu terus berupaya mengungkap kasus ini. Memburu pelaku yang telah melakukan pembakaran tersebut. Pengungkapan kasus ini membutuhkan watu. Mengingat alat bukti dari kasus sangat minim.

“Meski bukti dan petunjuk yang kita dapat sangat minim, namun kita terus berupaya mengejar dan mengungkap pelaku, serta motifnya melakukan penyerangan itu,” tutupnya.

Seperti diketahui mobil Branch Manager PT. Bara Mega Quantum (PT. BMQ), Eka Nurdianti (35) yang g terparkir di depan rumahnya terbakar pada Jumat (29/3/19). Awalnya terbakarnya mobil itu dilaporkan disebabkan dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal. Saat ini perusahaan PT BMQ yang bergerak dibidang pertambangan batu bara memang sedang mengalami konflik kepemilikan. (Imn)