Buka 14 Desa Terisolir

Jefryy/Bengkulu Ekspress
DIALOG: Gubernur Bengkulu Dr Rohidin Mersyah MMA dan Wakil Bupati Seluma Suparto MSi mengunjungi deklarasi Germas di Kantor Camat Lubuk Sandi, kemarin (21/1).

Gubenur Janji Realisasikan TMMD

LUBUK SANDI, Bengkulu Ekspress-Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah MMA berjanji akan membuka keterisoliran 14 desa di Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma. Dia memastikan pembukaan badan jalan dan pembangunan akses jalan Cawang – Padang Capo Ulu dan Ilir bisa di realisasikan dengan program TNI Manunggal Masuk Desa(TMMD) pada pertengahan tahun 2019 melalui APBD Perubahan.

“Kalau mengandalkan program reguler akan lama pembukaan akses jalan ini. Mengingat harus lelang perencanaan hingga pekerjaan sehingga baru mulai di kerjakan, sehingga harus melalui program TMMD pada APBD Perubahan,”tegas Rohidin, saat menghadiri deklarasi Germas di Kantor Camat Lubuk Sandi, sekitar pukul 09.00 WIB, kemarin (21/1).

Terpenting adalah akses pembukaan badan jalan terlebih dahulu harus dilakukan. Mengingat akses jalan ini merupakan hal mendasar dari peningkatan perekonomian masyarakat di 14 desa di kecamatan Lubuk Sandi. Sehingga dengan TMMD ini bisa berjalan terlebih dahulu dan kedepannya barulah dilakukan kelanjutan pekerjaan yang akan dialokasikan dengan anggaran dari provinsi Bengkulu secara bertahap ataupun dari anggaran yang di miliki oleh Kabupaten Seluma. Apakah itu dengan pengerasan atau hotmix sekalipun.



“Tahap awalnya adalah pembukaan badan jalan terlebih dahulu. Sehingga kedepannya bisa di lanjutkan lagi dengan anggaran kabupaten atau provinsi,”imbuhnya.

Untuk itu, gubernur mengaharapkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah(TAPD) khususnya Provinsi Bengkulu untuk bisa berkoordinasi dengan Korem 041 Gamas serta Kodim O425/Seluma. Terkait perencanaan TMMD yang akan dilaksanakan di APBD Perubahan September mendatang. Mengingat TMMD inilah yang lebih cepat bisa dilaksanakan ketimbang harus melalui pekerjaan reguler.

“Saya harap ini dapat ditindak lanjuti oleh TAPD untuk berkoordinasi dan jangan sampai keterisoliran ini terus berlangsung mengingat hasil bumi di 14 desa di kawasan Lubuk Sandi cukup banyak,”imbuhnya.

Terpisah, Camat Lubuk Sandi, H Wanharudin M.Si menyambut baik atas rencana tersebut. Hanya saja, tetap mengharapkan bisa di realisasikan pada APBD Perubahan 2019 ini bukan sekedar memberikan impian dan wacananya. Mengingat akses jalan 11 Km ini sudah bagian penting yang sudah sangat diharapkan pembangunannya oleh warga di 14 Desa di kecamatan Lubuk Sandi. “Memang sebelumnya akses jalan sudah ada, namun tergerus air hujan sehingga menjadi siring dan di tumbuhi pepohonan. Besar harapan kita pembangunan akses jalan ini bisa dilakukan,”harapnya.

Disampaikan, dengan ditumbuhi pepohonan dan terus tergerus air hujan ini warga padang capo hendak membawa hasil perkebunan dan hasil bumi lainnya harus melewati jalan Sukaraja. Dimana akses jalan padang capo sukaraja akan memakan waktu lebih lama lagi. Sedangkan, jika akses jalan lubuk sandi Padang Capo Ulu dan ilir serta Cawang busa di tempuh dengan waktu 20 menit.

Dengan dibangunnya akses jalan ini nanti sambungnya, dipastikan perekonomian masyarakat akan maju karena masyarakat lebih mudah untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunannya yang saat ini sangat dikeluhkan oleh masyarakat.  “Imbasnya juga jika jalan ini telah dibangun, kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. Itu artinya masyakat Lubuk Sandi akan terlepas dari kemiskinan juga predikat daerah tertinggal di Kabupaten Seluma,” pungkasnya.

Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Gubernur Bengkulu Dr Rohidin Mersyah MMA, mengajak masyarakat Kabupaten Seluma, khususnya Kecamatan Lubuk Sandi, membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Dalam sambutannya Rohidin mengatakan, prilaku hidup sehat harus menjadi prioritas utama bagi masyarakat. Dengan hidup sehat, semua aktifitas yang direncanakan pasti terlaksana dengan baik. “Kuncinya sehat. Semua pekerjaan akan terlaksana jika jasmani dan rohani kota sehat,” kata Rohidin.

Dijelaskan Rohidin, melalui Germas, masyarakat diajarkan pola hidup sehat melalui relawan Germas yang ditugaskan melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat. “Pola hidup sehat ini harus dibina sejak dini. Peran keluarga sangat penting untuk menerapkan pola hidup sehat ini. Jika ini sudah terbentuk, otomatis perilaku hidup sehat ini akan terbentuk dengan sendirinya di masyarakat,” ujar Rohidin.

Kebiasaan masyarakat yang perlu dibenahi untuk mensukseskan Germas ini lanjut Rohidin, ketersediaan jamban keluarga. Keberadaan jamban ini, masih menjadi momok bagi sebagian masyarakat, yang sebelumnya telah terbiasa dengan memanfaatkan sungai sebagai jamban.”Untuk jamban ini, desa bisa mengkordinir. Jika memang memungkinkan buatkan jamban desa, untuk beberapa kepala keluarga. Untuk membiasakan warga tidak BAB sembarangan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu juga, Rohidin membagikan 13 kursi roda, 7 tongkat dan 3 alat bantu pendengaran langsung kepada masyarakat yang telah didatangkan dalam kegiatan deklarasi Germas tersebut.  “Nanti saya minta tenaga sukarela kecamatan mendata kembali warga yang membutuhkan peralatan ini. Jika sudah dapat datanya, serahkan ke Dinsos Seluma untuk diteruskan ke Dinsos Provinsi. Agar dapat diberikan bantuan,” tukasnya.

Sementara itu Wabup Suparto,M.Si menyampaikan dalam sambutannya sangat mendukung program Germas yang telah di deklarasikan tersebut. “Pemkab Seluma akan mendukung Germas ini sepenuhnya. Kita ingin Germas ini sukses dilaksanakan di Kabupaten Seluma,” ucapnya.

Sementara Camat Lubuk Sandi, H. Wanharudin, M.Si mengatakan sangat apresiasi dengan program yang akan dilaksanakan gubernur di Kecamatan Lubuk Sandi. “Inilah pemimpin yang didambakan oleh masyarakat. Selalu merespon dan menanggapi semua keluhan yang disampaikan oleh masyarakatnya,” puji Wanharudin. Dalam kegiatan deklarasi Germas tersebut juga diadakan pemeriksaan kesehatan dan sunatan massal untuk 64 anak di Kecamatan Lubuk Sandi oleh Bid Dokes Polda Bengkulu dan Dinas Kesehatan Seluma.(333)