Buaya Kembali Muncul di Sungai Bengkulu

BUAYA dengan panjang sekitar 3 meter yang pernah dilihat warga jembatan Rawa Makmur, kembali menampakkan diri, kemarin.  Kejadian ini spontan membuat warga berkumpul di depan pabrik tahu Sumedang, tak jauh dari jembatan Rawa Makmur.  Warga menyaksikan reptil pemangsa daging tersebut dari seberang sungai. Saat itu sekitar pukul 07.30 WIB, Nurlianti (32), warga yang pertama melihat, langsung melaporkan penampakan buaya itu kepada Ketua RT.

“Itu buaya yang sama. Sudah beberapa kali muncul. Kemungkinan kemunculannya untuk berjemur mencari kehangatan setelah hujan lebat beberapa hari terakhir. Tidak ada yang tahu persis darimana asal buaya itu di sini.  Hanya saja, warga saya percaya ada sekitar 3 ekor buaya yang menghuni sungai ini.  Yang pertama buaya kembang berwarna putih, terus buaya yang ekornya buntung dan yang satu lagi yang sedang berjemur itu,” ucap Yanto, Ketua RT 1 RW 12 Kelurahan Rawa Makmur, kemarin.

Yanto menambahkan, buaya tersebut tidak meresahkan warga sekitar. Menurutnya, buaya itu justru takut dengan warga apabila didekati. Ia pula mengatakan kemungkinan buaya tersebut adalah milik salah satu warga yang sengaja dilepas sekitar 5 tahun yang lalu. Sebab, lanjutnya, mulanya ada tali yang terikat di pinggang buaya tersebut. Saat itu, buaya tersebut dalam keadaan diam.

Secara terpisah, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu (BKSDA) Bengkulu, Anggoro Dwi Sujiarto menjelaskan lembaganya pernah berusaha untuk melakukan penangkapan terhadap satwa buas tersebut. Akan tetapi upaya tersebut dihalangi oleh warga sekitar yang menanggap penangkapan itu akan berdampak buruk bagi mereka kedepannya. “Warga takut akan ada insiden buruk yang terjadi apabila buaya tersebut ditangkap. Tapi warga yakin hewan itu tidak menjadi ancaman serius bagi mereka,” ujarnya. (cw1)