BTT BS Dianggarkan Rp 4,5 M, Prioritas untuk Covid-19

SERAHKAN: Sekda BS menyerahkan nota keuangan RAPBD 2020 kepada Waka 1 DPRD BS usai sidang paripurna, Senin (21/12).

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Setelah sebelumnya Selasa (15/12) menggelar sidang paripurna kesepakatan bersama terkait kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUAPPAS) Rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) 2021. Senin (21/12) digelar 3 kali sidang paripurna lanjutan. Pertama Senin pagi dengan agenda penyampaian nota keuangan RAPBD 2021 yang disampaikan oleh Sekda BS, Yudi Satria SE MM, Senin siang dengan agenda pandangan fraksi- fraksi. Lalu malamnya dilanjutkan sidang paripurna dengan agenda jawaban Bupati atas pandangan fraksi-fraksi DPRD BS terhadap RAPBD 2021.

Wakil Ketua 1 DPRD BS, Juli Hartono SE selaku pimpinan sidang mengatakan, dalam RAPBD 2021 dianggarkan bantuan tak terduga (BTT) sebesar 4,5 Miliar. Dana tersebut diprioritaskan untuk penanganan Covid-19.

“Saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir, sehingga kita anggarkan dana BTT untuk penanganannya,” katanya.

Dikatakan Juli, jika pada APBD 2020 dana BTT hanya dianggarkan Rp 1 M, maka tahun 2021 lebih besar. Sebab diperkirakan covid-19 masih akan berlanjut pada tahun depan. Sehingga dengan adanya anggaran tersebut, maka Pemda BS tidak akan kerepotan dalam penanganan covid-19 di BS.

“Dengan tersedianya dana BTT, diharapkan penanganan covid-19 di BS lebih maksimal lagi,” ujarnya.

Ditambahkan sekretaris DPD partai Nasdem BS ini, pada APBD 2021, juga dianggarkan dana untuk program satu keluarga satu sapi (sakti). Hanya saja anggarannya sangat kecil jauh dari kebutuhan diangka Rp 12 M. Sedangkan yang dianggarkan hanya Rp 1,5 M.

“Dana ini untuk pilot project saja di tahun 2021,” imbuhnya.

Dijelaskan Juli, pada RAPBD 2021 pendapatan BS sebesar Rp 948, 3 M. Sedangkan angka pengeluaran sebesar Rp 979,3 M. Dengan begitu ada defisit anggaran sebesar Rp 31,9 M. Angka defisit ini tertutupi dengan Silpa tahun 2020 sebesar Rp 31,9 M.

“Kami akan bahas siang malam, sehingga APBD 2021 ketuk palu sebelum 31 Desember nanti,” demikian Juli Hartono.

Sekda BS, Yudi Satria SE MM memberikan apresiasi kepada DPRD BS karena sudah melakukan pembahasan RAPBD 2021. Dirinya berharap pembahasan dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan. Dan akhirnya sebelum 31 Desember sudah ketuk palu sehingga awal 2021 kegiatan sudah bisa berjalan.

“Semoga sebelum 31 Desember, APBD 2021 sudah ketuk palu,” harap Yudi Satria. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*