BRI Operasi Katarak Gratis

Dewi/Bengkulu Ekspress SOSIAL: Pimpinan Cabang BRI Bengkulu Yoni Ariyanto didampingi Direktur RS Bhayangkara AKBP drg M Zakir SH MH serta tim dokter
Dewi/Bengkulu Ekspress SOSIAL: Pimpinan Cabang BRI Bengkulu Yoni Ariyanto didampingi Direktur RS Bhayangkara AKBP drg M Zakir SH MH serta tim dokter

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Untuk mengurangi angka katarak di Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Bengkulu menggelar bakti sosial operasi katarak gratis untuk 1.000 pasien, tersebar di 19 kantor wilayah seluruh Indonesia.

Kegiatan digelar di Rumah Sakit Bhayangkara Provinsi Bengkulu, Senin(20/11) ini mengambil tema ‘BRI Melihat Dunia’, sekaligus rangkaian dari kemeriahan HUT PT Bank Rakyat Indonesia ke-122.

Pimpinan Cabang Bengkulu Yoni Ariyanto mengatakan, BRI berkomitmen untuk berbagi, dalam hal ini, program peduli kesehatan, dengan tema BRI Melihat Dunia. operasi katarak ini dilaksanakan, atas kerjasama dengan Rumah sakit Bhayangkara Provinsi Bengkulu.

“Ini jumlah yang dioperasi mencapai 80 orang. Terbagi 40 pasien di wiliyah Kota Bengkulu saja, sedangkan 40 pasien lagi ada di daerah wilayah curup. Dan ini tidak hanya nasabah BRI, jadi terbuka untuk umum, ” ungkapnya.

Yoni menerangkan, BRI juga terlibat dengan kegiatan sosial peduli kemasyarakatan. BRI tidak bisa menjadi bank terbesar, kalau tidak ada masyarakat. ‘Sudah sewajarnya, sebagian keuntungan disisihkan melalui kegiatan CSR,” katanya.

Sehingga, terjadi kedekatan BRI dengan masyarakat, baik itu menggunakan jasa maupun tidak. “Yang ikut operasi katarak ini, semua masyarakat tidak mampu. Kita bantu untuk meringankan beban mereka,’ jelasnya.

Yoni menyebutkan, kegiatan sosial ini akan terus dilakukan oleh Bank BRI sebagai salah satu bentuk komitmen dan rasa tanggung jawab sosial Bank BRI terhadap masyarakat. “Operasi katarak yang kami gelar tak hanya bagi nasabah BRI, tapi masyarakat luas membutuhkan,” katanya.

Direktur Rumah Sakit Bhayangkara AKBP drg M Zakir SH MH BRI semakin sukses dengan seringnya membantu masyarakat.

“Sesuatu yang bisa memberi manfaat, tak hanya bagi nasabah BRI, tetapi juga masyarakat luas yang belum menjadi nasabah. Kami sangat bersyukur dan merasa terbantu dengan program ini. Terima kasih kepada Bank BRI atas kepeduliannya,” katanya

Suryo, salah satu pasien operasi katarak gratis, mengaku, sangat senang. Warga yang berasal dari Pondok kelapa ini bercerita, awalnya ia mendapat informasi dari salah satu keponakannya

“Ikut program operasi katarak Bank BRI prosesnya cepat, tak menunggu giliran atau antre seperti di rumah sakit. Begitu hasil cek kesehatan memenuhi syarat langsung ditangani,” ujarnya.
Ia harap, BRI bisa terus membantu dan peduli pada masyarakat yang membutuhkan. “Sudah lama saya ingin bisa melihat normal seperti ini. Tapi kembali lagi, terkendala biaya. Sekali lagi, terima kasih,” tutur suryo.(cik14)
.