BRI Curup Penyalur KUR Super Mikro Terbaik

Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Curup, David A Saxono

CURUP, bengkuluekspress.com – Dari beberapa kantor Cabang BRI yang ada diwilayah Kanwil BRI Bandar Lampung. Saat ini BRI Cabang Curup merupakan BRI Cabang terbaik dalam penyaluran KUR Super Mikro yang baru diluncurkan oleh pemerintah belum lama ini.
Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Curup, David A Saxono menjelaskan, dari data terakhir yang ia terima jumlah dana yang telah mereka kucurkan melalui program KUR Super Mikro sebanyak Rp 3,2 miliar dengan jumlah debiturnya mencapai 342 orang debitur yang tersebar di tiga kabupaten yaitu Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang.
“Berdasarkan data terakhir yang kita miliki, penyaluran KUR super mikro yang baru di luncurkan belum lama ini, BRI Cabang Curup merupakan terbanyak penyaluran dari seluruh cabang yang ada di di Kanwil BRI Bandar Lampung,” ungkap David.

Dari satu kantor cabang dan 12 kantor unit serta satu kantor kas yang ada di wilayah BRI Cabang Curup, penyalurn terbanyak di lakukan oleh unit BRI Bumi Sari dengan jumlah debitur sebanyak 54 orang dengan total kredit yang disalurkan sebanyak 516 juta, sedangkan sisanya tersebar kantor cabang dan unit BRI Cabang Curup lainnya.
Program KUR super mikro sendiri, menurut David dikucurkan oleh pemerintah kepada pelaku UMKM untuk menghidupkan kembali usaha mereka terutama bagi pelaku UMKM yang terdampak Covid-19. Dengan bantuan tersebut diharapkan bisa membangkitkan lagi usaha mereka.
“Dalam KUR super mikro ini, debitur akan diberi pinjaman hingga Rp 10 juta dengan keringanan tanpa bunga hingga akhir tahun 2020 setelah itu itu baru diberlakukan bunga KUR yaitu 6 persen selama satu tahun,” paparnya.

Selain itu, menurut David, nasabah KUR super mikro juga akan mendapatkan keringanan jangka waktu tertentu untuk tidak membayar pokok sampai mereka menerima uang dan bisa mengangsur setelah mampu membayar. Karena menurut David KUR super mikro ini diluncurkan pemerintah untuk membantu pelaku UMKM bangkit kembali guna menghindari resesi ekonomi

Disisi lain, David juga mengungkapkan bahwa sebagian debitur KUR super mikro ini adalah pelaku UMKM yang menerima Bantuan Presiden Produktif untuk Pelaku Usaha Mikro (BPUM) yang mendapat bantuan sebesar Rp 2,4 juta. Sejumlah penerima BPUM menilai dana yang diberikan pemerintah tersebut masih kurang sehingga mereka dukung dengan mendapatkan bantuan KUR super mikro.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*