BRI Curup Gelar Peningkatan Kapasitas Manajemen BUMDes

IST/BE
Kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas manajemen BUMDes oleh BRI Cabang Curup di GSG Desa Sindang Jaya Kecamatan Sindang Kelingi, Rabu (13/1).

CURUP, bengkuluekspress.com – Dalam memaksimalkan manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Rejang Lebong, BRI Cabang Curup menggelar kegiatan peningkatan kapasitas manajemen BUMDes. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Serba Guna Desa Sindang Jaya Kecamatan Sindang Kelingi dan diikuti dua desa, yaitu Desa Sindang Jaya dan Desa Sumber Urip Kecamatan Selupu Rejang.
“Kegiatan ini kita laksanakan dengan harapan kedepannya BUMDes, khususnya BUMDes dari Desa Karang Jaya dan Sumber Urip ini akan lebih maju dan berkembang lagi,” ungkap Kepala Unit BRI Sumber Bening Curup, Rayendra Ogusdiyan.

Dijelaskan Rayendra, dalam kegiatan yang mengambil tema Menuju Desa Brilian tersebut, pihaknya dari BRI Cabang Curup memberikan pelatihan kepada para pengelola BUMDes mulai dari tata cara pemasaran produk. Kemudian pengemasan produk dan branding dari produk tersebut. Karena dengan pengemasan yang baik serta pemasaran yang tepat produk dari BUMDes tersebut akan lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat.
“Kita juga berharap setelah BUMDes dua desa ini berkembang, ilmunya bisa mereka tularkan ke BUMDes lain sehingga seluruh BUMDes di Rejang Lebong maju dan berkembang,” paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Desa Sindang Jaya dan Desa Sumber Urip dipilih untuk mendapat pelatihan dari BRI tersebut, karena masuk menjadi 125 Desa Brillian se Indonesia. Sedangkan untuk pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut yaitu dari BRI Kanwil Bandar Lampung dan Universitas Dehasen Bengkulu. Karena saat ini masih dalam pandemi Covid-19, kegiatan pelatihan yang dilaksanakan BRI tersebut mengikuti protokol kesehatan, yaitu sebelum masuk seluruh yang hadir harus cuci tangan dan dicek suhu tubuh, kemudian mengguakan masker dan jaga jarak.
“Dalam kegiatan ini kami juga memberikan doorprize berupa Brizzi senilai Rp 100 ribu untuk 10 orang peserta yang aktif dalam diskusi dan sosialisasi yang dilaksanakan,” demikan Rayendra.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*