BPS Klaim Pengangguran Turun

data-statistik1
Foto ; IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mengumumkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) Provinsi Bengkulu dalam setahun terakhir mengalami penurunan sebanyak 1.930 orang dari 27.944 orang. Angka pengangguran tersebut mengalami penurunan dibandingkan Februari 2018 sebesar 0,2 persen.

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Dyah Anugrah Kuswardani MA mengatakan, jumlah pengangguran di Provinsi Bengklu saat ini 26.014 orang per Februari 2019 lalu. Semantara jumlah penduduk yang bekerja bertambah 7.788 orang dari 1.005.457 orang pada Februari 2018.

“Kita bersyukur karena angka pengangguran berkurang, dan penduduk bekerja meningkat,” kata Dyah, kemarin (6/5).

Ia menuturkan, selama periode Februari 2018 hingga Februari 2019, penurunan penduduk bekerja tertinggi terdapat di sektor pertambangan dan penggalian. Sektor tersebut mengalami penurunan penduduk bekerja sebesar 30,69 persen atau berkurang sebanyak 7.941 orang. “Kemungkinan ini para pekerja tersebut telah habis masa kontraknya di perusahaan tambang dan galian,” ujar Dyah.

Meski begitu, sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar penyerapan tenaga kerja di Provinsi Bengkulu. Hingga Februari 2019 lalu, sektor ini mampu menyerap tenaga kerja sebesar 45,99 persen. Sedangkan sektor perdagangan besar dan eceran juga mampu menyerap tenaga kerja sebesar 16,73 persen, diikuti sektor industri pengolahan menyerap tenaga kerja sebesar 7,40 persen.

“Walaupun pertambangan dan galian terjadi penurunan tenaga kerja yang cukup tinggi, namun pertanian, perdagangan besar dan eceran serta industri pengolahan mampu menyerap tenaga kerja yang cukup besar,” beber Dyah.

Ia menilai, masih tingginya penyerapan di sektor pertanian, perdagangan besar dan eceran serta industri pengolahan disebabkan banyak penduduk bekerja pendidikannya tamatan SD ke bawah. Bahkan, pada Februari 2019 lalu, penduduk bekerja yang berpendidikan tamat SD ke bawah masih mendominasi penyerapan lapangan kerja sebanyak 391.262 orang atau sebesar 38,61 persen.

“Penyerapan tenaga kerja masih didominasi penduduk bekerja berpendidikan rendah yakni tamat SD ke bawah dan tamat SMP sebesar 17,36 persen. Sedangkan berpendidikan tinggi hanya sebanyak 124.599 orang atau 12,30 persen yang terdiri dari 19.248 orang berpendidikan Diploma atau 1,90 persen dan 105.351 orang atau 10,4 persen berpendidikan Universitas,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Ir Sudoto mengatakan, berkurangnya pengangguran karena peran serta pemerintah yang terus memacu peningkatan lapangan pekerjaan. Selain itu, bertambahnya penduduk yang bekerja menjadi petani juga ikut memberikan andil yang besar terhadap pengurangan angka pengangguran di Bengkulu.

“Selain memberikan program pemagangan ke luar negeri, beberapa lapangan usaha juga sudah mampu menyerap banyak tenaga kerja di Bengkulu. Ditambah lagi masyarakat yang menjadi petani juga mulai banyak, karena menjadi petani lebih menguntungkan ketimbang jadi karyawan kantor,” tutupnya.(999)