BPNB Sumbar Adakan Lawatan Sejarah

Kunjungi Destinasi Sejarah di Kota Bengkulu

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan Lawatan Sejarah Daerah ke 18 bersama Pelajar SMA Sederajat pada 25 hingga 28 Juni 2019 di Kota Bengkulu. Dimana mereka akan melakukan kegiatan perjalanan untuk mengunjungi situs bersejarah mulai dari Masjid Jamik Bengkulu, Makam Inggris, Rumah pengasingan Bung Karno, Rumah Fatmawati, Meseum Bengkulu, dan Benteng Marlborough.

Kepala BPNB Sumatera Barat, Drs Suarman mengatakan, Lawatan Sejarah Daerah ini akan melibatkan sebanyak 50 orang Siswa SMA sederajat di Provinsi Sumatera Barat, Bengkulu, dan Sumatera Selatan. Mereka akan mengunjungi banyak situs peninggalan sejarah di Kota Bengkulu dan diharapkan dapat memahami bahwa masa lalu dengan masa sekarang tidak pernah terputus.

“Kita ingin pelajar SMA sederajat tersebut bisa memahami sejarah sehingga muncul rasa cinta dan rasa menghargai perjuangan para pejuang yang telah mengorbankan jiwa, raga dan harta dalam mempertahankan Negara Republik Indonesia,” kata Suarman, kemarin (25/6).

Disisi lain, dengan mengangkat tema ‘Melacak Warisan Sejarah dan Budaya Untuk Mempererat Keberagaman Bangsa’, Ia berharap, kegiatan ini juga dapat meningkatkan wawasan dan apresiasi generasi muda terhadap peristiwa masa lalu sehingga menumbuhkan kesadaran akan jati diri bangsa. Serta memperkenalkan peninggalan masa lalu melalui bimbingan dan diskusi antar peserta mengenai peninggalan sejarah.

“Wawasan dan apresiasi pemuda khususnya pelajar harus ditumbuhkan dengan memperkenalkannya melalui peninggalan masa lalu, makanya kita ajak mereka berkunjung ke objek-objek bersejarah di Bengkulu,” tutur Suarman.



Ia mengaku, lawatan sejarah ini merupakan lawatan yang ke sepuluh kalinya dilakukan oleh BPNB Sumatera Barat. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan, sehingga banyak pelajar di Indonesia termasuk Bengkulu memahami sejarah.”Ini sudah kegiatan yang ke 10 dilakukan oleh BPNB Bengkulu, kita berharap bisa terus dilakukan kegiatan serupa,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Drs Ajisman mengatakan, sangat bersyukur kegiatan Lawatan Sejarah pada 2019 ini bisa dilakukan di Bengkulu. Sehingga berbagai destinasi wisata Bengkulu kedepan juga bisa semakin dikenal di berbagai daerah. “Bengkulu ini memiliki banyak destinasi wisata sejarah, melalui kegiatan ini juga akan memperkenalkan wisata Bengkulu ke berbagai daerah,” kata Ajisman.

Ia menuturkan, tidak hanya memperkenalkan wisata Bengkulu, kegiatan lawatan sejarah ini juga akan mengadakan pertunjukan kesenian dan pemutaran film dokumentasi peristiwa sejarah dan diskusi-diskusi kesejarahan. Sehingga pengetahuan sejarah para pelajar akan semakin meningkat. “Kita berharap kegiatan ini bisa membuat pelajar SMA sederajat semakin memahami sejarah sebagai bagian untuk mempererat keberagaman bangsa,” tutupnya.(999)