BPN Bentuk Satgas Lahan Tol

Foto : Ist

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bengkulu dalam waktu dekat akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pembebasan Lahan Jalan Tol. Satgas ini bertugas melakukan pembebasan lahan tol tahap pertama dari Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu – Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Kepala Kanwil BPN Bengkulu, Ir Danu Ismad mengatakan, Satgas tersebut akan melakukan penilaian dan pengukuran lahan yang akan dibebaskan.

“Ya Satgas akan kita bentuk. Karena itu wajib, mereka bertugas turun langsung ke lapangan,” terang Danu kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (14/7).

Dikatakannya, Satgas ini dari pihak BPN dangan melibatkan pihak pemerintah daerah. Nantinya tim akan sama-sama ke lapangan untuk melakukan pengukuran lahan.  “Dalam pengukuran semua dilibatkan, termasuk yang punya lahan agar bisa dilihat dan dinilai,” tegasnya.

Jika telah dinilai, maka dalam waktu 7 hari kerja akan diumumkan kepada masyarakat. Termasuk nilai harga akan ikut diumumkan kepada masyarakat yang memiliki lahan yang akan dibebaskan. “Kalau sebelumnya itu 14 hari pengumumannya di tingkat kelurahan. Sekarang sesuai dengan UU hanya 7 hari kerja saja, termasuk jika ada sanggahan juga diberikan waktu 7 hari,” paparnya.

BPN saat ini masih menunggu surat dokumen dari Kementerian PUPR untuk denah lokasi dan dokumen lainnya. Sementara untuk Penlok sudah diterima oleh BPN. “Kita menunggu surat lengkapnya dulu. Kita jalankan sesuai dengan peta yang diberikan, jadi kalau sudah lengkap, tinggal turun kelapangan saja,” ujar Danu.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah menegaskan, proses pembebasan lahan harus bisa berjalan dengan cepat. Masyarakat sebagai pemilihan lahan juga bisa diberikan ganti untung, agar tidak ada yang merasa dirugikan.

“Saya kira syarat dari pemerintah sudah selesai, tinggal BPN untuk melakukan proses pembebasan. Jadi pastikan ini bisa berjalan dengan ketentuan,” ungkap Rohidin.

Gubernur telah menargetkan peletakan batu pertama bisa dilakukan pada awal Agustus mendatang. Sehingga 2021 jalan tol rampung dikerjakan dan bisa dimanfaatkan.  “Minggu pertama Agustus itu peletakan batu pertama kita lakukan. Kita harap proses ini bisa berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (151)