BPKP Evaluasi Kinerja Pemkot

MEDI/Bengkulu Ekspress Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi menyambut kedatangan tim dari BPKP Provinsi Bengkulu dan melakukan rapat internal, kemarin (2/7).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bengkulu melakukan evaluasi terhadap pengelolaan keuangan daerah dan kinerja ASN Kota Bengkulu, di ruang kerja Wakil Walikota, Dedy Wahyudi SE MM, kemarin (2/7).

Pertemuan tertutup ini memaparkan seluruh realiasai pembangunan hingga akhir semester pertama 2019, serta memantau perencanaan program pada semester kedua mendatang. “Poin penting tadi, laporan pemerintah daerah itu berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sangat tergantung dengan kualitas perencanaan dari Bapelitbang, apakah perencanaan selaras atau tidak dengan aksinya,” kata Wawali, Dedy Wahyudi.

Selain itu, masalah disiplin ASN dan kinerja para kepala OPD juga menjadi indikator dalam penilaian.Menurut Dedy, Pemkot telah menginstruksikan agar seluruh OPD membuat kontrak kerja. Kontrak kerja ini sebagai acuan para pejabat dalam menjalankan pekerjaan sesuai dengan tupoksinya, sehingga setiap bulan atau per triwulan bisa terlihat berapa item pekerjaan yang tercapai.

“Kontrak kerja ini harus lebih rinci misal, Disperindag yang membawahi pasar maka salah satu item kontrak kerjanya memastikan pasar-pasar tertata dengan rapi. Kemudian Dinas Kesehatan memastikan Bengkulu terendah dalam penyebaran penyakit malaria, DBD dan lainnya,” papar Dedy.

Di sisi lain, Dedy juga mengungkapkan saat ini harus berpegang pada prinsip money follow program artinya anggaran yang ada khusus mengarah dengan program yang telah ditetapkan.  “Program kerja seluruh OPD itu mengacu kepada visi misi Walikota dan Wakil Walikota, tidak boleh keluar dari RPJMD yang telah ditetapkan, itu semua harus selaras,” pungkasnya. (805)