BPJSTK Bengkulu Launching Desa Batu Lambang Jadi Desa Sadar Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan


Bengkulu, Bengkuluekspress.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Bengkulu bersama dengan Pemerintah Daerah kabupaten Bengkulu Selatan meresmikan Desa Batu Lambang sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Kamis (12/9/9).

Kegiatan ini secara langsung diselenggarakan di Desa Batu Lambang, Kabupaten Bengkulu Selatan yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan, Yudi Satria, didampingi oleh Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel, Arief Budiarto beserta Asisten Deputi Bidang Keuangan Wilayah Sumbagsel Tri Mukti Handoko Sari, Asisten Deputi Bidang Teknik Informatika Wilayah Sumbagsel Mochamad Hanapi, Kepala Kantor Cabang Palembang Asran Pane, Kepala Kantor Cabang Bengkulu, M. Imam Saputra, Kepala Bidang Kepesertaan Bengkulu Indro Agus Febrianto.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel, Arief Budiarto mengatakan, Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjan ini merupakan program yang digelar setiap tahunnya oleh BPJS Ketenagakerjaan dan Bengkulu Selatan terpilih untuk kedua kalinya sebagai desa sadar mewakili Provinsi Bengkulu.

“Dimana tujuan dari program ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial bagi seluruh pekerja baik di sektor formal maupun informal, terkhusus bagi masyarakat di Provinsi Bengkulu” jelas Arief Budiarto.

Selain meresmikan Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan, kegiatan ini juga sekaligus mensosialisasikan program-program jaminan sosial ketenagakerjaan yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP), bisa dikatakan manfaat BPJS Ketenagakerjaan ini unlimited dan juga telah diatur dalam peraturan bupati nomor 45 tahun 2018, bawasannya Aparatur Pemerintah Desa di Kabupaten Bengkulu Selatan telah dianggarkan untuk mengikuti program tersebut. Tak hanya itu, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel juga menambahkan, agar masyarakat dapat memahami pentingnya perlindungan dalam bekerja.

“Ada 3 kriteria, pertama ada yang belum tahu program kami jadi belum mengikuti, ada yang sudah tahu dan sudah mengikuti, ada juga yang sudah tahu tapi belum mau mengikuti, jadi kami harapkan dengan adanya acara ini masyarakat pekerja dapat memahami pentingnya program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” tutupnya.(Kkj/Prw)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*