BPJS Kesehatan Curup Adakan Evaluasi dengan Dinkes Rejang Lebong

Curup, bengkuluekspress.com – Kehadiran BPJS Kesehatan yang oleh Pemerintah dipercaya untuk menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pesertanya. Dalam pelaksanaannya sudah barang tentu BPJS Kesehatan membutuhkan bantuan dari instansi terkait lainnya untuk menyelenggarakan program ini dengan baik. Hubungan kemitraan yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam penyelenggaraannya.

 

Kali ini BPJS Kesehatan Cabang Curup dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong mengadakan kegiatan Evaluasi Distribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS) Tahap I Tahun 2020 yang dilaksanakan di Aula Pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong.

 

“Hari ini kita adakan evaluasi berkala untuk melihat dan mengukur sudah sejauh apa distribusi KIS yang sudah dilakukan di Kabupaten Rejang Lebong,” ujar Wely Trisna Aprinanda selaku Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Curup, Selasa (16/06).

 

BPJS Kesehatan Cabang Curup telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong terkait distribusi KIS yang termasuk dalam kategori peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) kepada masyarakat yang masuk ke dalam kategori kurang mampu yang iurannya dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

 

“Kita sudah melaksanakan perjanjian ini dari bulan Maret 2020 dan hari ini kita lihat sudah sejauh apa perkembangannya. Kita juga tanyakan kendala apa yang dihadapi dalam kegiatan pendistribusiannya apalagi dalam masa pandemi virus Covid-19 yang kita sedang hadapi tentunya pasti akan ada kendala. Juga dalam masa new normal seperti sekarang ini kita juga pikirkan bagaimana cara yang efektif dan juga paling aman,” ujarnya.

 

Dinas Kesehatan Rejang Lebong yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Asri juga menyambut baik diadakannya kegiatan ini.

 

“Kita sama-sama sudah sepakat bahwa program JKN-KIS ini adalah program kita bersama. Banyak Instansi yang terlibat di dalamnya. Ada Kementerian Sosial yang menyediakan data kemudian dilanjutkan oleh Kementerian Kesehatan yang melakukan validasi data untuk kemudian dilanjutkan proses pendaftaran oleh BPJS Kesehatan. Tidak terkecuali juga peran pemerintah yang menyediakan anggarannya. Kali ini juga kita teruskan rantainya dengan mengambil bagian dalam proses pendistribusiannya melalui PIC yang sudah kita tentukan di puskesmas. Karena memang bisa kita katakan bahwa mereka inilah yang dekat dengan masyarakat. Semoga segera kita bisa selesaikan secepatnya agar masyarakat kita bisa segera menikmati kebaikan program ini,” ujarnya. (RW/adv)