BPBD Siaga 24 Jam

Ilustrasi cuaca buruk
Ilustrasi cuaca buruk

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Cuaca buruk yang masih melanda Provinsi Bengkulu sejak sepekan ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu bersiaga. Bahkan selama sepekan terakhir ini BPBD meningkatkan siaga 24 jam untuk mengantisipasi bencana, menyusul cuaca buruk angin kencang dan hujan deras yang terus melanda Kota Bengkulu dan sekitarnya.

Kepala BPBD Provinsi Bengkulu, Dr Soemarno mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang berada di bawah naungan BPBD disiagakan 24 jam untuk mengantisipasi timbulnya korban jiwa bila terjadi bencana. Selain itu, pihaknya juga telah menurunkan anggota di sejumlah titik rawan bencana untuk memantau apabila diindikasikan terjadi bencana.

“Terlebih beberapa hari terakhir cuaca cukup ekstrem terjadi di Kota Bengkulu yang membuat beberapa rumah rusak akibat terjangan angin puting beliung. Hingga saat ini kita siaga 24 jam dalam mengantisipasi terjadinya bencana,” kata Soemarno.

Dijelaskannya, pihaknya juga saat ini melakukan pemantauan terhadap daerah-daerah rawan bencana longsor dan bencana lainnya di beberapa kabupaten. Pasalnya, kondisi cuaca buruk ini diprediksi akan terus terjadi hingga bulan Maret 2018 mendatang.

Untuk itu, ia mengimbau kepada para nelayan untuk tidak melaut selama kondisi cuaca buruk seperti sekarang ini. “Seperti Kabupaten Lebong, kita terus melakukan pemantauan, karena hujan deras yang terus terjadi ini dapat menyebabkan bencana longsor. Di kabupaten lainnya juga tetap kita lakukan pemantauan,” jelasnya.

Selain itu, BPBD Provinsi Bengkulu juga berkoordinasi dengan TNI, Polri, Tagana, PMI, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, dan masyarakat. Seperti dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, pihaknya melakukan koordinasi terkait rawannya pohon tumbang di kawasan jalan protokol yang ada di dalam Kota Bengkulu.

“Kami terus meningkatkan koordinasi untuk penanganan kebencanaan dengan bertindak cepat melakukan evakuasi juga penyaluran bantuan. Untuk lima rumah yang rusak akibat angin kencang beberapa waktu lalu juga sudah kita berikan bantuan bersama dengan Dinas Sosial dua hari lalu,” pungkas Soemarno.(777)