BPBD Kesulitan Simpan Bantuan

TALANG EMPAT, BE – Sejumlah bantuan digelontorkan pusat untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Tengah (Benteng). Meliputi 1 unit mobil operasional, 2 unit motor, tenda peleton, posko, genset dan lainnya. Namun kini BPPD kebingungan menyimpan bantuan tersebut lantaran tak punya garasi dan gudang. “Bantuan itu kami terima Sabtu (28/1) lalu, namun untuk menyimpan semua bantuan itu kami tak punya tempat,” keluh Dahwan. Bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu setidaknya bernilai Rp 1 miliar. Kini kondisinya hanya ditumpukan saja di ruang kantor BPBD. “Mau gimana lagi, karena ruangan sempit, lantaran tak punya gudang,” kata Dahwan. Sementara itu, mobil rescue bantuan BNPB dititipkan di garasi milik Kepala BPBD yang terletak tak jauh dari kantor BPBD. Dijelaskannya kondisi itu amat menyulitkan kinerja BPBD. Terlebih saat ini personel BPBD bertambah setelah unit pemadam kebakaran (PBK) yang sebelumnya di bawah Dinas PU, kini bergabung ke BPBD dengan total karyawan 30 orang. “Tentu keadaan itu menuntut penambahan ruang kantor, di samping penambahab gudang tadi,” jelas Dahwan. Terlebih lagi anggaran yang disediakan minim. Dari usulan BPBD tahun 2012 Rp 2,6 miliar hanya disetujui Rp 1,4 miliar. Nilai tersebut, kata dia, jelas sangat pas-pasan. Apalagi digunakan untuk pembuatan gudang, garasi mobil hingga operasional. “Tahun lalu hanya dikasih Rp 900 juta,” tukas berharap pemerintah lebih memperhatikan karena keberadaan BPBD.(cw2)