BPBD Bangun Jembatan Darurat

IST/Bengkulu Ekspress BANGUN JEMBATAN DARURAT : Tim BPBD Kabupaten Benteng bersama warga terlihat kompak membangun jembatan darurat di Desa PUT, Kecamatan Talang Empat, Selasa (22/5).

TALANG EMPAT, Bengkulu Ekspress– Keluhan warga Desa Padang Ulak Tanjung (PUT), Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) akhirnya mendapat respon. Satu-satunya jembatan terdekat keluar dan masuk desa yang putus akibat banjir beberapa waktu lalu akhirnya diganti dengan jembatan darurat. Pembangunan jembatan dilakukan oleh tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Benteng.



“Kami siapkan material dan bahan. Untuk pengerjaan pembangunan jembatan darurat, kami lakukan bersama-sama dengan warga setempat,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Benteng, Drs Tomi Marisi MSi melalui Kabid Darurat dan Logistik, Aan Supriyanto MM, kemarin (22/5).

Lebih lanjut, Aan mengatakan, mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Benteng mengenai kerusakan jembatan. Alhamdulillah, jembatan yang sebelumnya merupakan jembatan semi permanen gelagar besi dan berlantai papan diganti dengan jembatan yang lebih layak. Karena itulah, jembatan darurat sengaja dibangun

“Hasil koordinasi dengan Dinas PUPR, tahun ini jembatan di PUT akan dibangun secara permanen,” kata Aan.

Terpisah, Kabid Binamarga Dinas PUPR Kabupaten Benteng, Febrian Fatahillah ST MT ketika dikonfirmasi BE, membenarkan bahwa jembatan PUT sudah masuk kedalam rencana kerja (Renja) pembangunan di Dinas PUPR Kabupaten Benteng. Pada tahun ini, jembatan akan dibangun dengan panjang 20 meter dan lebar 7 meter.

“Sekarang lelang paket pembangunan jembatan sedang berjalan. Masyarakat saya harap bersabar sejenak menanti lelang selesai, sebab semuanya ada mekanisme yang mesti dilewati. Jika tak ada aral melintang, habis lebaran Idul Fitri (bulan Juni,red), pengerjaan paket jembatan di PUT akan dimulai,” demikian Febrian.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) PUT, Thamsil mengatakan, bahwa jembatan di Dusun III merupakan salah satu akses utama yang dimanfaatkan oleh 50 kepala keluarga (KK) untuk keluar dan masuk desa.  “Saat ini, warga yang menggunakan roda dua sudah bisa melintasi jembatan darurat. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemda melalui BPBD dan Dinas PUPR Kabupaten Benteng,” tutup Kades.(135)