Bola Butuh Bapak Asuh

Foto; Ist

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Pembinaan altet sepak bola di Kabupaten Kepahiang tidak bisa dikaper secara keseluruhan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepahiang. Pasalnya, APBD masih minim sementara fokus pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang di sektor Pariwisata serta insfrastruktur. Sehingga, anggaran sepaka bola tidak bisa sepenuhnya dianggaran, maka harus ada alternatif lain seperti mencari bapak asuh untuk sepaka bola Kabupaten Kepahiang.

“Mereka harus mencari bapak asuh, karena harus ada alternatif pendanaan lain dalam pengembangan sepaka bola. Sebab APBD kita tidak memungkin dalam menganggarkan dananya,” ucap Anggota DPRD Kepahiang, Edwar Samsi SIP MM.

Menurutnya, 2020 beban APBD Kabupaten Kepahiang cukup tinggi. Selain harus menyediakan dana di sektor pertanian, pariwisata dan insprastruktur yang jadi program pembangunan. APBD juga harus menganggarkan dana bayar hutang ke PT Sarana Multi Insprastruktur (SMI).



“Kalau tahun depan juga kita harus anggarkan bayar hutang,” sebutnya.

Dikatakan Edwar, bila perusahaan-perusahaan swasta maupun BUMN yang ada di Kabupaten Kepahiang bisa digerakan menjadi bapak asuh sepada bola.  “Pemerintah bisa menggerakan itu, aturan sudah ada Perda CSR yang bisa digunakan untuk menggait dana. CSR perusahan itu untuk anggaran sepak bola,” kata Edwar. (320)