Bocah 9 Tahun Tewas Terbakar

 

LUBUK SAHUNG, Bengkulu Ekspress – Sungguh malang nasib bocah perempuan Alisya Widya Ramadhani (9), warga Desa Lubuk Sahung, Kecamatan Sukaraja. Anak yang dikenal ceria ini tewas secara menggenaskan akibat terjebak di gudang rumah kakeknya Bahudin yang terbakar pada Minggu sore (14/1), sekitar pukul 20.15 WIB.

Kapolres Seluma, AKBP Jeki Rahmat Mustika, S.IK didampingi Kapolsek Sukaraja, AKP Rafenil Yaumil Rahman didampingi Paur Humas Ipda Agus membenarkan kejadian bocah terbakar dan meninggal tersebut.

“Setelah menerima informasi anggota Polsek Sukaraja langsung melakukan olah TKP dan mendatangi rumah tempat kejadian. Untuk sementara kebakaran disebabkan karena sambaran bensin dari dalam gudang, namun masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Dari data berhasil diperoleh Bengkulu Ekspress, peristiwa korban terbakar hingga meninggal, bermula saat korban sedang bermain ke rumah kakeknya. Kebetulan rumah kakeknya itu berada di depan rumah korban. Nah, saat itu korban membawa korek api, lalu masuk ke dalam gudang di rumah kakeknya itu. Karena suasana gudang gelap, korban kemudian menyalakan korek api. Saat itulah, api langsung menyambar bensin yang berada di dalam jerigen 5 liter yang terletak tidak jauh dari mesin genset milik kakeknya.

Meski sebenarnya bensin sudah berkurang sudah digunakan untuk mengisi mesin Genset. Api tetap membesar dan langsung menyambar tubuh korban, serta membakar barang-barang yang ada di dalam gudang itu. Melihat ada api, Datuk korban bersama dengan tetangga kemudian berusaha menolong korban dan memadamkan api. Begitu api berhasil dipadamkan keluarga korban dan warga setempat langsung melarikan korban ke RSUD M Yunus Bengkulu.

Begitu diketemukan di puing-puing kebakaran, kondisi korban masih bernapas. Korban sempat dilarikan ke RSUD M Yunus Bengkulu. Namun Tuhan berkehendak lain pada Senin (15/1) sekitar pukul 05.15 WIB korban meninggal dunia. Korban kemudian dibawa ke rumah duka dan dimakamkan sekitar pukul 11.30 WIB, kemarin Akibat luka bakar yang cukup serius, meski mendapatkan perawatan intensif korban akhirnya korban meninggal dunia. (333)